Tanya Jawab tentang "Walimatul 'Urs"

NOTULENSI JIHAD PAGI
Ahad, 07 Mei 2017/10 Sya’ban 1438
"Walimatul 'Urs"


PERTANYAAN DARI BROSUR
➧Sedang padanya ada kuning-kuning, maksudnya bagaimana?
Jawab :
Dari Anas bin Malik RA, bahwasanya 'Abdur Rahman bin 'Auf datang kepada Rasulullah SAW sedangkan padanya ada bekas kuning-kuning. Lalu Rasulullah SAW bertanya kepadanya, maka ia memberitahukan kepada beliau bahwa ia baru saja menikah dengan wanita Anshar. Rasulullah SAW bertanya, "Berapa kamu memberikan mahar kepadanya ?". 'Abdur Rahman bin 'Auf menjawab, "Seberat biji kurma dari emas". Rasulullah SAW bersabda, "Selenggarakanlah walimah meskipun (hanya) dengan (menyembelih) seekor kambing".
[HR. Bukhari juz 6, hal. 139]
   Penganten didandani berbeda dengan yang lain, kuning-kuning tanda setelah menikah,

Pertanyaan:

➧Mohon penjelasan pada, “ ini walimah seorang ummul mukminin atau hamba sayaha yang dimiliki beliau? “
Jawab :
Dari Anas, ia berkata : Nabi SAW pernah singgah diantara Khaibar dan Madinah selama tiga malam, dimana beliau mengadakan pernikahan dengan Shafiyah binti Huyaiy. Kemudian aku mengundang kaum musliminmuslimin untuk menghadiri walimahnya, yang pada walimah itu tidak ada roti dan tidak pula daging. Beliau menyuruh supaya dihamparkan tikar-tikar, lalu diletakkan di atasnya, kurma, keju dan samin. Itulah walimah beliau. Lalu kaum muslimin pada bertanya, "Ini walimah salah seorang ummul mukminin ataukah hamba perempuan yang dimiliki beliau ?". Lalu mereka menjawab, "Jika Nabi SAW menutupinya, maka ia adalah seorang ummul mukminin, dan jika beliau tidak menutupinya, maka ia adalah hamba yang beliau miliki". Kemudian tatkala Nabi SAW akan berangkat meneruskan perjalanan, beliau lalu menaikkannya di belakang beliau, lalu menarik tabir untuk menutupi antara Shafiyah dengan orang banyak.
[HR. Bukhari juz 6, hal. 139].
    Sudah jelas, kalau ditutup berarti ummul mukminin ( ibunya orang muslim ), kalau tidak ditutup berarti budak.

Pertanyaan:
➧Apa bedanya walimahan dengan resepsi? Karena biasanya resepsi yang di undang yang kaya-kaya. Adakah keharusan menyumbang? Apa mendatanginya wajib?
Jawab :
Dari Abu Hurairah RA, bahwasanya ia berkata, "Seburuk-buruk makanan adalah makanan walimah, dimana yang diundang menghadirinya orang-orang yang kaya, sedang orang-orang fakir ditinggalkan. Dan barangsiapa yang tidak memenuhi undangan, maka sungguh ia durhaka kepada Allah dan Rasul-Nya SAW".
[HR. Bukhari juz 6, hal. 144].
   Walimah itu undangan makan, di utamakan orang miskin. Walimahan yang paling jelek itu yang mengundang orang kaya dan meninggalkan orang miskin. Mafhum mukholafahnya undangan yang paling baik yang mengutamakan orang miskin.
Maka, walimahan itu tidak ada sumbangan ( tapi undangan makan ). Sekarang ini undangannya bertuliskan walimatul ‘urs, tapi prakteknya beda. Kalau di gedung yang di undang pakai jas, orang miskin datang diperlakukan beda. ( berbeda jauh dari jaman Rasulullah SAW ).
Mulai dari warga MTA, kalau walimatul ‘urs jangan terima amplop, yang di undang di utamakan yang miskin-miskin. Ndak perlu persiapkan kotak amplop, atau tempat kado. Kalau ada yang datang bawa kado/amplop, katakana kalau ini undanga walimahan ( undangan makan ), bukan kado-kadonan.
   Biasanya bulan besar ( setelah suro ) orang-orang pada sambat karena banyak undangan, harusnya seneng tidak usah masak. Tapi undangan yang sekarang untuk menghadiri bawa sumbangan, sehingga bukanya menyenangkan, malah memberatkan.
Undangan resepsi boleh datang boleh tidak, tapi kalau undangan walimahan kalau di undang tidak datang, dosa.
Maka, kalau undangan walimahan tidak usah bawa sumbangan, kalau undangan resepsi Tanya kepada diri sendiri, mau datang & nyumbang atau tidak.
Mengundang walimahan jumlahnya sesuai kemampuan, kalau mampunya mengundang 20 orang, malah mengundang 2000 orang ( mengkat di luar kemampuan ).
Akan datang suatu zaman, islam tinggal namanya ( syariat mulai tidak diamalkan ).

Pertanyaan:
➧Apabila saya di undang untuk walimahan, sedangkan ada kegiatan lainya, misal ngaji gelombang. Apa saya bermaksiat kepada Allah?
Jawab :
Bisa di atur / dikomunikasikan, orang puasa pun diwajibkan datang pada undangan walimahan, tidak usah makan.
Undangan walimahan, yang di undang datang >> makan >> selesai.
Koq kesannya tidak umum? Maka, dulu islam datang tampak asing, dan akan datang suatu zaman islam tampak asing lagi, kalau mengikuti kebanyakan orang di muka bumi, akan tersesat dari jalan Allah. Karena kebanyakan berdasarkan kira-kira ( dhon ).

Pertanyaan:
➧Yang semacamnya apa termasuk khitan, aqiqah, menempati rumah baru, pulang haji, dll?
Jawab :
Dari Nafi' bahwasanya Ibnu 'Umar mengatakan dari Nabi SAW, beliau bersabda, "Apabila salah seorang diantara kalian mengundang saudaranya, maka hendaklah ia mendatanginya, baik itu walimahan pernikahan atau yang semacamnya".
[HR. Muslim juz 2, hal. 1053]
  Menurut Al-Baghowiy itu termasuk. Jaman Rasulullah SAW tidak ada apa-apa kalau ada rejeki lebih, saling mengundang makan.
Nabi SAW di awal penyebaran islam, mengundang makan-makan termasuk abu lahab. Setelah makan, kemudian disampaikan dakwah, abu lahab marah. Sehingga ada yang usul, kalau abu lahab tidak usah di undang lagi.
Walaupun pada tafsir Al-Baghawiy diperbolehkan undangan khitan & bayi lahir. Namun, di jaman Rasulullah SAW tidak ada undangan semacam itu.
Adapun hadits bahwa yang khitan di sembelihkan kambing, ya karena khitan itu sakit, setelah itu makan enak ( disembelihkan kambing ). Bukan undang-undang.

Pertanyaan:
➧Cara menyikapi, kalau ada undangan pernikahan, di iringi organ tunggal yang nyanyi pakai pakaian minim? Haruskah hadir
Jawab :
Yang mengharuskan siapa? Yang harus hadir itu undangan walimahan. Kalau yang seperti itu bukan walimahan.
Kalau kamu melihat kemungkaran, cegah dengan tanganmu ( kekuasaan ), kalau tidak bisa cegah dengan mulutmu, kalau tidak bisa pergi dan itu menunjukkan kalau imannya lemah.
Kalau di situ terus dan tidak pergi? Iman yang lemahpun tidak punya.
Islam terkesan asing karena tidak umum, sehingga dianggap sesat, karena tidak sama dengan kebiasaan kebanyakan orang, meski itu salah.
Pendapat kalau dilakukan banyak orang boleh ditolak dan boleh diterima. Kalau Al-Qur’an & Sunnah tidak boleh ditolak. Kalau berselisih kembalikan kepada Al-Qur’an & Sunnah, jangan nurut orang !!

Pertanyaan:
➧Menghadiri walimah yang pengantinnya hamil hukumnya bagaimana?
Jawab :
Wanita hamil di luar nikah dalam islam tidak ada. Kalau ada wanita hamil belum menikah dihukum di muka umum ( biar jera ) dan yang lain yang melihat ( biar tidak ikut-ikutan ). Bukan malah dirayakan.
Kalau ada yang sudah menikah kemudian zina, hukumnya dirajam sampai mati.

Pertanyaan:
➧Jika mengadakan walimahan, tapi makanan diberikan sudah dibungkus, para undangan diberikan penjelasan tentang walimah, kemudian makanan dibawa pulang?
Jawab :
Boleh. Mungkin yang punya acara segera ada perlu.

Pertanyaan:
➧Saya pernah mengkhitankan anak dan tidak mengadakan walimatul khitan, apa saya tidak bersyukur kepada Allah?
Jawab :
Tidak ada walimatul khitan, yang ditekankan walimatul ‘urs. Yang sebelum menikah melihatpun haram ( apalagi menyentuh ) setelah itu menjadi halal. Maka Nabi SAW menganjurkan untuk buat keramaian, supaya tidak timbul fitnah.
Dalam islam tidak kenal pacaran, sekarang wanita hamil sebelum menikah kebanyakan karena pacaran.

Pertanyaan:
➧Kita tidak diundang tetapi karena hubungan kerabat / teman baik, dan disambut dengan baik, apa termasuk mencuri?
Jawab :
Dari Nafi’, ia berkata : ‘Abdullah bin ‘Umar berkata : Rasulullah SAW bersabda, "Barangsiapa diundang (untuk mendatangi walimah) kemudian tidak memenuhinya, maka sungguh ia telah durhaka kepada Allah dan Rasul- Nya, dan barangsiapa menghadiri walimah tanpa diundang, maka ia masuk laksana pencuri dan keluar sebagai orang yang merampok".
[HR. Abu Dawud juz 3, hal. 341, no. 3741, dla'if karena dalam sanadnya ada perawi bernama
Abaan bin Thooriq, ia majhul].
Tidak, itu alim bi ridho, mungkin kelupaan ngundang.
   Perlu diketahui hadits itu dhoif. Hanya bagian atas bersesuaian dengan hadits shahih di atasnya. Yang bagian bawah yang dho’if.

Pertanyaan:
➧Mengadakan walimahan yang baik batasnya berapa hari?
Jawab :
Dari Hafshah (binti Siiriin), ia berkata : (Ayahku mengatakan) bahwa ketika ayahku Siiriin menikah, ia mengundang para shahabat Rasulullah SAW selama tujuh hari. Ketika harinya orang-orang Anshar, ayahku mengundang mereka, termasuk shahabat Ubay bin Ka’ab dan Zaid bin Tsabit.
[HR. Ibnu Abi Syaibah juz 3, hal. 556, no. 17157].
Ndak ada batas, kalau melihat hadits ini di adakan 7 hari boleh.

Dari Qatadah dari Al-Hasan (Al-Bashriy) dari 'Abdullah bin ‘Utsman Ats- Tsaqafiy dari seorang laki-laki yang buta sebelah matanya dari Tsaqif,
dikatakan bahwa dia mempunyai nama terkenal, yaitu pujian yang baik.
(Qatadah berkata), "Jika nama laki-laki itu bukan Zuhair bin 'Utsman, maka
aku tidak tahu siapa namanya". Laki-laki itu berkata : Bahwasanya Nabi SAW
bersabda, "Walimah pada hari pertama adalah benar, pada hari kedua
dikenal, dan pada hari ketiga adalah sum'ah dan riya' (untuk mencari wah)".
[HR. Abu Dawud juz 3, hal. 341, no. 3745, dla’if].
Keterangan :
    Hadits di atas adalah dla’if, karena sumbernya (akhir sanad) adalah dari
seorang laki-laki dari Tsaqif yang tidak jelas siapa nama orang tersebut,
andaikata namanya betul Zuhair bin ‘Utsman itupun masih diperselisihkan
tentang keshahabatannya, lagi pula dalam sanad hadits tersebut ada perawi
bernama ‘Abdullah bin ‘Utsman Ats-Tsaqafiy, ia majhul.
Yang penting jangan menangkat di luar kemampuan.

Pertanyaan:
➧Mengadakan walimah pada bulan ramadhan apa diperbolehkan?
Jawab :
Boleh, bulan suro juga boleh. Kalau dilaksanakan pada bulan ramadhan, laksanakan malam hari. Karena walimahan itu undangan makan, maka di waktu sudah berbuka.

Pertanyaan:
➧Bagaimana kalau undangan yang pertama datang didatangi, undangan yang kedua diwakilkan kepada orang lain? Apakah boleh.
Jawab :
Dari Humaid bin 'Abdur Rahman Al-Himyariy, dari seorang laki-laki shahabat Nabi SAW, bahwasanya Nabi SAW bersabda, "Apabila ada dua undangan yang bersamaan, maka penuhilah yang lebih dekat pintunya diantara keduanya itu, karena yang lebih dekat pintunya itu adalah tetangga yang paling dekat. Dan jika salah satu diantara dua undangan itu datang lebih dahulu, maka penuhilah undangan yang datangnya lebih dahulu".
[HR. Abu Dawud juz 3, hal. 344, no. 3756].
Kamu datangi sendiri juga boleh, diwakilkan juga tidak apa-apa. yang mewakiki suruh menyampaikan kalau kamu tidak bisa hadir karena undangan bersamaan. Kata Nabi SAW di utamakan yang paling dekat pintunya.

Pertanyaan:
➧Mengundang walimah yang di undang yang muslim/ah saja. Kalau teman dekat yang berjilbab saja?
Jawab :
Walimah itu undangan makan, utamakan yang miskin, yang dekat. tidak bahas jilbab, jangan mempersulit diri !

Pertanyaan:
➧Sebelum ngaji saya sudah pernah punya gawe dengan mengadakan undangan supaya disumbang. Kemudian mengembalikan. Karena di masyarakat nyumbang ibarat infestasi, yang ke depan di kembalikan? Apa sudah benar
Jawab :
Yang benar cara islam,. Kalau caramu seperti itu, yang nyumbang semakin banyak. Misal di bulan safar yang punya kerja banyak dan nyumbang kamu semua, berarti kamu harus kembalikan semua.
    Undangan untuk mendatangi walimah ini diutamakan tetangga-tetangga
dekat. Tidak dibedakan baik kaya maupun miskin. Dan perlu diketahui, bahwa
undangan mendatangi walimah ini adalah undangan untuk makan-makan,
bukan undangan supaya menyumbang.
Kalau menghadiri resepsi kemudian kamu nyumbang, jangan dihitung ngutangi, kalau begitu berarti kamu memaksa orang

Pertanyaan:
➧Bagaimana hukumnya undangan walimah pelaksanaan di gedung tertentu, dalam undangan ada tulisan “ tanpa mengurangi rasa hormat, tidak menerima tamu di rumah”, karena gedungnya jauh, saya tetap mengadiri di rumah sebelum acara dengan menyumbang uang. Apa salah?
Jawab :
Salah, kamu itu orang nekad. Kalau kamu menghadiri undangan kemudian nyumbang berarti itu bukan walimahan. Kalau yang di undang walimahan orang miskin yang dekat, maka walimahan sebaiknya dilaksanakan di rumah / gedung yang dekat rumah.
Dalam beragama, Allah menghendaki kemudahan, bukan kemusyrikan. Walimahan itu praktis sekali, jangan laksanakan di luar kemampuan.

Pertanyaan:
➧Saya pernah dimintai nasihat oleh teman yang mau ruju’. Sebelumnya teman saya ditalaq suami dalam permbicaraan 3 orang dengan tujuan islah. Islah tidak berhasil, kemudian ditalaq “ya wis dek, mbakyu saiki arep tak cerai”. Mereka nikah siri dengan tujuan agar gaji janda ditinggal mati tidak hilang. Apa sudah jatuh cerai? Karena saat mengatakan kepada adik,
Jawab :
Dari Abu Hurairah RA, ia berkata : Saya mendengar Rasulullah SAW bersabda,"Haknya orang Islam atas orang Islam yang lain ada lima, yaitu : 1. menjawab salam, 2. menjenguk orang sakit, 3. mengantarkan jenazah, 4. mendatangi undangannya, dan 5. mendoakan orang yang bersin (apabila dia mengucapkan Alhamdu lillaah)".
[HR. Bukhari juz 2, hal. 70]
Kalau yang kamu tanyakan betul seperti itu. tidak jatuh cerai.

Pertanyaan:
➧Apa boleh seorang menikah dengan video call dari jarak jauh. Misal wanita kerja di luar negeri, laki-laki dinikahkan bapaknya?
Jawab :
Saling melihat, ya boleh. Yang laki-laki di sini, yang perempuan di jepang. Bapaknya menikahkan laki-laki itu dengan anak putrinya. Mestinya sebelum menikah ada rembugan dulu, ada pertemuan.

Pertanyaan:
➧Marak dikalangan masyarakat baik dari pejabat, mahasiswa, dll melakukan nikah mut’ah ( kawin kontrak ) apa sah?
Jawab :
Tidak, memang dulu diperbolehkan nikah mut’ah. Kemudian dilarang Nabi SAW tidak ada lagi nikah mut’ah sampai kiamat.
Kalau sekarang masih ada nikah kontrak ( nikah mut’ah ) tidak ada pelacur.

Pertanyaan:
➧Biasanya saat walimahan penganten putra-putri dipajang di panggung, disamping kanan kiri ada orang tua, anak kecil, dan biasanya ada kembar manyang?
Jawab :
Kalau menurut islam, melihat yang lawan jenis yang bukan mahrom ( antara yang di undang dengan yang menikah ) untuk menunduk. Tapi kalau tidak dipajang, nanti dirasani orang “opo ngantene wis meteng, koq ga dipajang”. Apa kata orang ndak usah di dengar.
Nabi SAW menyampaikan kepada Ali Bin Abi Tholib kalau melihat yang pertama boleh, yang kedua itu haram.

Pertanyaan:
➧Kalau yang ngadakan walimaha ada 4 orang, waktu bersamaan, bisanya menghadiri 1 orang saja. Menurut islam bagaimana?
Jawab :
Dari Humaid bin 'Abdur Rahman Al-Himyariy, dari seorang laki-laki shahabat Nabi SAW, bahwasanya Nabi SAW bersabda, "Apabila ada dua undangan yang bersamaan, maka penuhilah yang lebih dekat pintunya diantara keduanya itu, karena yang lebih dekat pintunya itu adalah tetangga yang paling dekat. Dan jika salah satu diantara dua undangan itu datang lebih dahulu, maka penuhilah undangan yang datangnya lebih dahulu".
[HR. Abu Dawud juz 3, hal. 344, no. 3756].

Pertanyaan:
➧Apakah walimahan di pihak wanita saja? Bagaimana dengan ngunduh mantu?
Jawab :
Dari Anas, ia berkata : Nabi SAW pernah singgah diantara Khaibar dan Madinah selama tiga malam, dimana beliau mengadakan pernikahan dengan Shafiyah binti Huyaiy. Kemudian aku mengundang kaum muslimin untuk menghadiri walimahnya, yang pada walimah itu tidak ada roti dan tidak pula daging. Beliau menyuruh supaya dihamparkan tikar-tikar, lalu diletakkan di ya Rasulullah". Kemudian Rasulullah SAW bersabda, "Letakkanlah makanan itu". Kemudian beliau bersabda, "Undanglah kemari, si Fulan, si Fulan, si Fulan dan siapasaja yang kamu jumpai". Beliau menyebutkan beberapa nama orang laki-laki. Anas berkata, "Kemudian aku mengundang orang-orang yang beliau sebut namanya dan orang-orang yang aku jumpai". Perawi bertanya kepada Anas, "Berapa jumlah mereka itu ?". Jawab Anas, "Kira-kira 300 orang".
[HR. Muslim juz 2, hal. 1051].
     Yang mengadakan Nabi SAW sendiri ( pihak laki-laki ). Maka yang mengadakan walihamahan dari pihak putra boleh, putri boleh, kedua belah pihak juga boleh. Tapi perlu diketahui, walimahan itu undangan makan ( tidak bertujuan terima sumbangan ).

Pertanyaan:
➧Bolehkah saya pinjam gedung masjis pusat, kalau pas hari kosong tidak ada pengajian?
Jawab :
Boleh, asal walimahan beneran.

PERTANYAAN MINGGU LALU
➧Pada tanggal 9 dzulhijaah para jamaah haji wukuf di arofah, yang tidak menjalankan haji untuk berpuasa. Saat itu saya jamaah dzuhur,setelah itu imam mengajak shalat arofah. Setelah magrib imam mengajak shalat ghoib. Saya tidak mengikuti karena belum tahu ilmunya. Apa ada tuntunannya?
Jawab :
Mestinya kamu tanyakan kepada imam itu. saya belum tahu.
Tindakanmu tidak mengikuti karena belum tahu ilmunya itu sudah bener.

Pertanyaan:
➧Kalau bisa jangan tinggalkan 3 hal : witir sebelum tidur, puasa 13,14,15, ….
Apa dituntunkan witir setelah tidur? Tidak menjalankan tahajjud? Apa bacaan sesudah witir di luar ramadhan = saat ramadhan
Jawab :
Boleh, shalat witir tanpa tahajjud boleh.
Sama, subhanal malikil quddus 3x ( yang ke-3 dipanjangkan di akhir )

Pertanyaan:
➧Kemarin saya laksanakan shalat magrib dan isya’, mau tidur teringat kalau belum wudhu kemudian mengulang shalat, apa sudah betul?
Jawab :
Sudah betul, lupa itu waktunya setelah ingat. Berarti shalatmu tadi tidak sah.

Pertanyaan:
➧Waktu shalat berjamaah imam baca shir, imam belum selesai, makmum sudah selesai, apa boleh baca surat/ayat lebih dari 1?
Jawab :
Boleh, bacalah yang mudah bagi kamu.

Pertanyaan:
➧Saat shalat, setelah alfatihah baca ayat qursi apa boleh?
Jawab :
Boleh.

Pertanyaan:
➧Saya wanita, kecapek’an bersih-bersih rumah, saya batalkan puasa. Ada yang mengatakan gantinya bayar fidyah, saya bayarkan beras 5kg, telur 1kg, sayur mayor, dll saya serahkan orang miskin, apa boleh?
Jawab :
Boleh, besok lagi bersih-bersihnya setelah buka puasa. Sehingga tidak harus batalkan puasa.

Pertanyaan:
➧Sebaik-baik perhiasa adalah wanita shalihah, itu hadits atau?
Jawab :
Di brosur 13 nov 2016
عَنْ عَبْدِ الله بْنِ عَمْرٍو اَنَّ رَسُوْلَ اللهِ صلى الله عليه وسلم قَالَ: اَلدُّنْيَا مَتَاعٌ وَخَيْرُ مَتَاعِ الدُّنْيَا الْمَرْأَةُ الصَّالِحَةُ. مسلم 2: 1090
Dari ‘Abdullah bin ‘Amr bahwasanya Rasulullah SAW bersabda, “Dunia itu adalah kesenangan, dan sebaik-baik kesenangan dunia adalah wanita shalihah”.
[HR. Muslim juz 2, hal.1090]

Pertanyaan:
➧Sesungguhnya Allah tidak melihat wajahmu, matamu, tapi takwamu. Hadits?
Jawab :
عَنْ اَبِى هُرَيْرَةَ رض قَالَ: قَالَ رَسُوْلُ اللهِ ص : اِنَّ اللهَ لاَ يَنْظُرُ اِلىَ اَجْسَامِكُمْ وَلاَ اِلىَ صُوَرِكُمْ وَ ل?كِنْ يَنْظُرُ اِلىَ قُلُوْبِكُمْ. مسلم
Dari Abu Hurairah RA, ia berkata : Rasulullah SAW pernah bersabda, "Sesungguhnya Allah tidak melihat (menilai) bentuk tubuhmu dan tidak pula menilai kebagusan wajahmu, tetapi Allah melihat (menilai) keikhlasan hatimu".
[HR. Muslim]

Pertanyaan:
➧Ustadz pernah menerangkan "yadulloohi ma'al jamaa'ah", ini hadits apa maqolah, ustadz ?
Jawab :
Itu hadits Nabi SAW, hadits riwayat Tirmidzi.
عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ: قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صلى الله عليه وسلم: يَدُ اللهِ مَعَ الجَمَاعَةِ. الترمذى 3: 316، رقم: 2256، هذا حديث غريب
Dari Ibnu 'Abbas, ia berkata : Rasulullah SAW bersabda, "Tangan Allah beserta orang-orang yang berjama'ah".
[HR. Tirmidzi juz 3, hal. 316, no. 2256, ia berkata : Ini hadits gharib]

Pertanyaan:
➧Ustadz pernah menerangkan, …..maal jamaah?
Jawab :
(TIRMIDZI - 2092) : Telah menceritakan kepada kami Yahya bin Musa; telah menceritakan kepada kami 'Abdurrazzaq; telah mengabarkan kepada kami Ibrahim bin Maimun dari Ibnu Thawus dari bapaknya dari Ibnu 'Abbas dia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Tangan Allah bersama Al Jama'ah."
Dan hadits ini gharib dari jalur sanad ini, kami tidak mengetahuinya dari hadits Ibnu Abbas kecuali dari jalur sanad ini.

Pertanyaan:
➧Iskariman au mujtahidan?
Jawab :
Maqolah.

Pertanyaan:
➧Mohon penjelasan QS. At-Taubah : 19?
Jawab :
أَجَعَلْتُمْ سِقَايَةَ الْحَاجِّ وَعِمَارَةَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ كَمَنْ آمَنَ بِاللّهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ وَجَاهَدَ فِي سَبِيلِ اللّهِ لاَ يَسْتَوُونَ عِندَ اللّهِ وَاللّهُ لاَ يَهْدِي الْقَوْمَ الظَّالِمِينَ
Apakah (orang-orang) yang memberi minuman orang-orang yang mengerjakan haji dan mengurus Masjidilharam kamu samakan dengan orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari kemudian serta bejihad di jalan Allah? Mereka tidak sama di sisi Allah; dan Allah tidak memberi petunjuk kepada kaum yang zalim .
     Dulu orang musyrik mengurus masjidil haram dan memberi makan orang haji. Sedang dikatakan oleh Allah dosa orang musyrik tidak diampuni Allah. Kemudian turun ayat ini.

Pertanyaan:
➧Apa benar bayi yang meninggal, kelak bisa menolong orang tuanya dari siksa api neraka?
Jawab :
Tidak, harta benda dan anak cucu tidak bermanfaat lagi setelah setelah mati, kecuali menghadap Allah dengan hati yang selamat
(TIRMIDZI - 981) : Telah menceritakan kepada kami Nashr bin Ali Al Jahdlami, telah menceritakan kepada kami Ishaq bin Yusuf telah menceritakan kepada kami Al Awwam bin Hausyab dari Abu Muhammad mantan budak Umar bin Khaththab, dari Abu 'Ubaidah bin Abdullah bin Mas'ud dari Abdullah berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Barangsiapa yang tiga anaknya meninggal ketika belum baligh, lalu dia bersabar maka dia akan mendapatkan benteng yang kokoh dari neraka." Abu Dzar berkata; "Saya telah kehilangan dua anak." Beliau bersabda: "Walau dua anak." Ubay bin Ka'ab, Sayyidul Qurra' berkata; "Saya telah kehilangan satu anak." Beliau bersabda: "Walau satu, namun itu pada saat pertama kali tertimpa musibah." Abu Isa berkata; "Ini merupakan hadits gharib. Abu 'Ubaidah tidak mendengar dari Bapaknya."
Tekanan hadits di atas adalah pada kesabarannya. Syaratnya taqwa.
Walaupun kehilangan 5 anakpun kalau tidak beriman kepada Allah ya tidak akan masuk surga.

Pertanyaan:➧Saya wanita, apa anak laki-laki dari paman/bulik itu mahrom?
Jawab :
Tidak, sepupu tidak mahrom, boleh menikah.

Pertanyaan:
➧Saya laki-laki, dengan ibu tiri dari istri mahrom atau tidak?
Jawab :
Tidak, baca QS. An-Nisa : 23

Pertanyaan:
➧Saya cukur rambut, mohon penjelasan hadits muslim/bukhori tentang qoza’?
Jawab :
Qoza’ itu mencukur sebagian membiarkan sebagian yang lain.
Sekarang bahkan ada yang dibatik. Anak kecil aja dilarang, apalagi sudah dewasa

Pertanyaan:
➧Saya janda tanpa anak, suami duda dengan 2 anak. Saya ingin anak tapi suami belum siap punya anak, saat berhubungan sperma dikelurkan di luar, apa boleh?
Jawab :
Boleh, asal jangan pinjam jago.
عَنْ جَابِرٍ رض قَالَ: كُنَّا نَعْزِلُ عَلَى عَهْدِ رَسُوْلِ اللهِ ص وَ اْلقُرْآنُ يَنْزِلُ. احمد و البخارى و مسلم
Dari Jabir RA, ia berkata, “Kami pernah melakukan ‘azl di masa Rasulullah SAW, sedang Al-Qur’an masih turun”.
[HR. Ahmad, Bukhari dan Muslim]

Pertanyaan:
➧Sebelum tidur dianjurkan wudhu dulu. Saya kalau malam bangun kencing. Sedangkan saya ingin 1 malaikat menemani saya?
Jawab :
Tidak harus wudhu, wudhu lebih baik. Wudhu diwajibkan untuk shalat. Wudhu mau tidur tidak wajib, dilakukan lebih baik.

Pertanyaan:
➧Apa benar kedudukan orang berjiwa bakhil dosa besar. Sampai dalam Al-Qur’an dikatakan haram masuk surga?
Jawab :
QS. Ali Imron : 180
وَلاَ يَحْسَبَنَّ الَّذِينَ يَبْخَلُونَ بِمَا آتَاهُمُ اللّهُ مِن فَضْلِهِ هُوَ خَيْراً لَّهُمْ بَلْ هُوَ شَرٌّ لَّهُمْ سَيُطَوَّقُونَ مَا بَخِلُواْ بِهِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَلِلّهِ مِيرَاثُ السَّمَاوَاتِ وَالأَرْضِ وَاللّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرٌ
Sekali-kali janganlah orang-orang yang bakhil dengan harta yang Allah berikan kepada mereka dari karuniaNya menyangka, bahwa kebakhilan itu baik bagi mereka. Sebenarnya kebakhilan itu adalah buruk bagi mereka. Harta yang mereka bakhilkan itu akan dikalungkan kelak di lehernya di hari kiamat. Dan kepunyaan Allah-lah segala warisan (yang ada) di langit dan di bumi. Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.

                                                             QS. At-Taubah : 34 – 35
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ إِنَّ كَثِيراً مِّنَ الأَحْبَارِ وَالرُّهْبَانِ لَيَأْكُلُونَ أَمْوَالَ النَّاسِ بِالْبَاطِلِ وَيَصُدُّونَ عَن سَبِيلِ اللّهِ وَالَّذِينَ يَكْنِزُونَ الذَّهَبَ وَالْفِضَّةَ وَلاَ يُنفِقُونَهَا فِي سَبِيلِ اللّهِ فَبَشِّرْهُم بِعَذَابٍ أَلِيمٍ
Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya sebahagian besar dari orang-orang alim Yahudi dan rahib-rahib Nasrani benar-benar memakan harta orang dengan jalan batil dan mereka menghalang-halangi (manusia) dari jalan Allah. Dan orang-orang yang menyimpan emas dan perak dan tidak menafkahkannya pada jalan Allah, maka beritahukanlah kepada mereka, (bahwa mereka akan mendapat) siksa yang pedih,
يَوْمَ يُحْمَى عَلَيْهَا فِي نَارِ جَهَنَّمَ فَتُكْوَى بِهَا جِبَاهُهُمْ وَجُنوبُهُمْ وَظُهُورُهُمْ هَـذَا مَا كَنَزْتُمْ لأَنفُسِكُمْ فَذُوقُواْ مَا كُنتُمْ تَكْنِزُونَ
pada hari dipanaskan emas perak itu dalam neraka jahannam, lalu dibakar dengannya dahi mereka, lambung dan punggung mereka (lalu dikatakan) kepada mereka: "Inilah harta bendamu yang kamu simpan untuk dirimu sendiri, maka rasakanlah sekarang (akibat dari) apa yang kamu simpan itu."

Pertanyaan:
➧Dulu saya pernah dimarahi orang tua, timbul emosi sehingga lama tidak bergaul. Ketika sakit saya mau minta maaf orang tua tidak menjawab. Saya tunggui sampai orang tua meninggal, saya merasa durhaka. Untuk menutup dosa tersebut saya beribadah rajin, ngaji di MTA, melakukan ibadah umroh. Apa yang harus saya lakukan?
Jawab :
Penyesalah itu setelah kejadian. Durhaka kepada orang tua bisa menggugurkan amal. Kalau orang tuamu muslim, mohonkan ampun kepada Allah. Dirimu sendiri perbanyak kebaikan. Ikuti perbuatan jelek dengan kebaikan-kebaikan.

PERTANYAAN LANGSUNG
Anda suhandak_pimpinan Rombongan dari Persis
Pertanyaan:
➧Kebanyakan orang ketika akan melaksanakan ibadah haji/umroh melaksanakan walimatu safar, ada yang memperbolehkan ada juga yang membid’ahkan?
➧Kyai di kampung saya ceramah. Manusia meninggal seluruh tubuh akan rusak, kecuali tulang bokong, yang masih utuh. apa ada haditsnya?
Jawab :
Tidak ada tuntunan laksanakan walimatu safar, jaman Nabi SAW belum ada. Seluruh warga MTA saya anjurkan, untuk tidak melaksanakan, fokus persiapan fisik. Kemudian untuk menjaga hati, jangan sampai tujuan haji untuk riya’. Syiri’ itu merusak amal, dosa besar, dosa tidak di ampuni.
Bukan termasuk bid’ah ( urusan ibadah ), laksanakan ya boleh saja. Hati-hati jaga hati.
Saya sendiri juga belum tahu dalilnya, kalau pun benar ada haditsnya, tujuan mengetahuinya untuk apa? fokus kepada amal masing-masing.

 Suparto_banyuwangi
Pertanyaan:
➧Saudara-saudara kami menikahkan anak di bulan besar, apa termasuk khurafat?
➧Orang yang dimintakan bantuan rewang, sampai larut meninggalkan shalat ashar, yang demikian itu apa termasuk thoghut?
➧Fasik itu yang bagaimana?
➧Dalam QS. Shaff : 14 orang mukmin dianjurkan menolong agama Allah, perwujudan bagaimana?
➧Dalam QS. Ali –Imron : 133-136 pengamalannya bagaimana?
Jawab :
Nikahkan anak di bulan besar boleh. mau punya kerja bulan apapun boleh. Bulan muharram juga boleh, sudah berani laksanakan pernikahan bulan suro? Klo belum berani mandeko sing ngaji.
Kalau ada keyakinan selamat melaksanakan hajatan bulan besar karena takut laksanakan bulan suro >> syirik.
Warga MTA mari laksanakan kerja di bulan suro, sokur tepat 1 suro !!
Bantu orang punya kerja sampai lupa shalat >> dosa.
Fasik itu sengaja menyimpang dari kebenaran.
QS. Ash -Shaff : 14
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا كُونوا أَنصَارَ اللَّهِ كَمَا قَالَ عِيسَى ابْنُ مَرْيَمَ لِلْحَوَارِيِّينَ مَنْ أَنصَارِي إِلَى اللَّهِ قَالَ الْحَوَارِيُّونَ نَحْنُ أَنصَارُ اللَّهِ فَآَمَنَت طَّائِفَةٌ مِّن بَنِي إِسْرَائِيلَ وَكَفَرَت طَّائِفَةٌ فَأَيَّدْنَا الَّذِينَ آَمَنُوا عَلَى عَدُوِّهِمْ فَأَصْبَحُوا ظَاهِرِينَ
Hai orang-orang yang beriman, jadilah kamu penolong (agama) Allah sebagaimana 'Isa ibnu Maryam telah berkata kepada pengikut-pengikutnya yang setia: "Siapakah yang akan menjadi penolong-penolongku (untuk menegakkan agama) Allah?" Pengikut-pengikut yang setia itu berkata: "Kamilah penolong-penolong agama Allah", lalu segolongan dari Bani Israil beriman dan segolongan lain kafir. maka Kami berikan kekuatan kepada orang-orang yang beriman terhadap musuh-musuh mereka, lalu mereka menjadi orang-orang yang menang.
    Ketika itu nabi ISA AS dalam berdakwah ditentang oleh kaumnya. Semacam kehilangan kepercayaan kepada umatnya. Sahabat-sahabat nabi yang setia angkat tangan mengatakan siap menolong agama Allah. Maksudnya menegakkan agama Allah bisa berjalan dengan lurus, tidak mengalami perubahan. Mengamalkan agama Allah sebagaimana mestinya.

عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللهِ قَالَ: قَالَ رَسُوْلُ اللهِ ص: اِنَّ اَصْدَقَ اْلحَدِيْثِ كِتَابُ اللهِ وَ اَحْسَنَ اْلهَدْيِ هَدْيُ مُحَمَّدٍ وَ شَرُّ اْلاُمُوْرِ مُحْدَثَاتُهَا وَ كُلُّ
مُحْدَثَةٍ بِدْعَةٌ وَ كُلُّ بِدْعَةٍ ضَلاَلَةٌ وَ كُلُّ ضَلاَلَةٍ فِي النَّارِ. النسائى 3: 188
Dari Jabir bin ‘Abdullah, ia berkata : Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya sebenar-benar perkataan ialah Kitab Allah, dan sebaik-baik petunjuk ialah petunjuk Muhammad, dan sejelek-jelek perkara itu yang diada-adakan, dan tiap-tiap yang diada-adakan itu bid’ah, dan tiap-tiap bid’ah itu sesat, dan tiap-tiap kesesatan itu di neraka”.
[HR. Nasai juz 3, hal. 188]

QS. Muhammad : 7
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِن تَنصُرُوا اللَّهَ يَنصُرْكُمْ وَيُثَبِّتْ أَقْدَامَكُمْ
Hai orang-orang mu'min, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu.

QS. Ali-Imron : 133-136
وَسَارِعُواْ إِلَى مَغْفِرَةٍ مِّن رَّبِّكُمْ وَجَنَّةٍ
عَرْضُهَا السَّمَاوَاتُ وَالأَرْضُ أُعِدَّتْ لِلْمُتَّقِينَ
Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa,
الَّذِينَ يُنفِقُونَ فِي السَّرَّاء وَالضَّرَّاء وَالْكَاظِمِينَ الْغَيْظَ وَالْعَافِينَ عَنِ النَّاسِ وَاللّهُ يُحِبُّ الْمُحْسِنِينَ
(yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan mema'afkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan.
وَالَّذِينَ إِذَا فَعَلُواْ فَاحِشَةً أَوْ ظَلَمُواْ أَنْفُسَهُمْ ذَكَرُواْ اللّهَ فَاسْتَغْفَرُواْ لِذُنُوبِهِمْ وَمَن يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلاَّ اللّهُ وَلَمْ يُصِرُّواْ عَلَى مَا فَعَلُواْ وَهُمْ يَعْلَمُونَ
Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri , mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain dari pada Allah? Dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedang mereka mengetahui.
أُوْلَـئِكَ جَزَآؤُهُم مَّغْفِرَةٌ مِّن رَّبِّهِمْ وَجَنَّاتٌ تَجْرِي مِن تَحْتِهَا الأَنْهَارُ خَالِدِينَ فِيهَا وَنِعْمَ أَجْرُ الْعَامِلِينَ
Mereka itu balasannya ialah ampunan dari Tuhan mereka dan surga yang di dalamnya mengalir sungai-sungai, sedang mereka kekal di dalamnya; dan itulah sebaik-baik pahala orang-orang yang beramal.
  Ini tentang tahapan-tahapan taubat dan ciri orang bertaqwa

 Muh. Arba’in_banyuwangi
Pertanyaan:
Cp bapak Arba’in : 081358764599
➧Sopir punya penumpang yang tergesa-gesa, mampir untuk shalat, sampai kendaraan dimarai penumpangnya “lama sekali kamu berhenti”, sopir”saya butuh shalat” penumpang”shalat di kendaraan bisa”. Bagaimana shalat di kendaraan sedangkan saat nyopir?
Dalam doa iftitah “ kabiro wal hamdulillahi katsiro……… “ apa setelah takbiratul ihrom takbir lagi
Kerja pada majikan, yang kerjaanya mencuci babi & dagingnya, apa menghalangi shalat?
Jawab :
Lain kali kalau mau berangkat umumkan kepada penumpang yang muslim, nanti berhenti di tempat tertentu untuk shalat, bisa jama’ qoshor kalau musafir. Penumpang yang muslim malah senang. Jangan shalat sambil nyopir, bahaya !
Takbiratul ihrom (allahu akbar) >> doa iftitah ( allahuakbar kabiro……….. ), di baca seperti itu.
Memang bekerja di situ ( cici babi & daging babi ), kalau bisa cari kerjaan yang lain, kalau di cuci pasti mau dimakan, berarti kamu bantu makan makanan haram.

Saifudin_surabaya
Pertanyaan:
➧Ada hadits “ dalam jasat manusia ada segumpal daging, apabila daging itu baik maka baik ………………….. “ dibahasakan hati,
Dalam QS. Alam Nasrah dibahasakan dada, teman saya di entup tawon bilangnya “sakit hati saya” ( sesak )?
Jawab :
Yang kamu tanyakan tidak ada hubungannya, antara tawon dengan hati.

 Amri_muko-muko
Pertanyaan:
➧Anak saya nifas atau bukan, melahirkan lewat operasi?
➧Kalau mau shalat bagaimana
Kadang saya tersinggung, dalam bahasa indonesia dukun dikatakan paranormal?
➧Apakah boleh menyumbang saat walimatul ‘urs?
Jawab :
Walau melahirkan lewat operasi, darah tetap keluar dari jalan yang semestinya, termasuk nifas.
Menyebut dukun sebagai paranormal, sebut dukun aja. Ndak usah sakit hati. Bahasanya memang begitu. Kalau kamu sopir grobak jangan marah kalau dikatakan bajingan, karena sopir grobag itu namanya bajingan.
Nyumbang saat walimah boleh, disumbang makanan untuk disuguhkan, bukan sumbangan uang. Karena walimahan undangan makan, utamakan yang dekat dan tidak punya.

TAMU : H. AKOMADHIEN SHOFA ( GUS AKHOM )
Pengasuh Ponpes Al Hikmah Brebes
Alhamdulillah siang hari ini, bisa bersilaturahim untuk yang kedua kalinya. Datang bersama Warga MTA Banyumas.
Akan saling faham, kalau sudah saling mengenal ( ta’aruf ).
3 hal yang harus ada pada diri manusia :
menjadi orang baik
yang berbuat kebaikan
mengajak orang lain berbuat baik.

Comments

Popular posts from this blog

OTAK dan Pengaruhnya terhadap perilaku manusia

Struktur Otak & Fungsinya