Observasi Terhadap Ibu Hamil


“Hasil Observasi Terhadap Ibu Hamil”


A.Latar Belakang Observasi
    Kehamilan merupakan suatu peristiwa yang penting dalam kehidupan seorang wanita pada umumnya. Kehamilan juga dapat di artikan saat terjadi gangguan dan perubahan identitas serta peran baru bagi setiap anggota keluarga. Pada awalnya ketika wanita hamil untuk pertama kalinya terdapat periode syok, menyangkal, kebingungan, serta tidak terima apa yang terjadi. Oleh karena itu berbagai dukungan dan bantuan sangat penting di butuhkan bagi seorang ibu untuk mendukung selama kehamilannya (Prawiroharjo, 2009).
   
Setiap ibu yang mengalami kehamilan pasti ada perubahan perilaku pada ibu ini semua di berngaruhi oleh perubahan hormonal. Saat memutuskan untuk hamil suami dan istri harus benar-benar siap dengan segala perubahan yang akan terjadi nanti pada ibu baik perubahan fisik dan perilaku, agar suami maupun istri siap menghadapinya. Jangan sampai perubahan ini membuat pasangan jadi tidak harmonis.
    Hal ini perlu dikaji untuk mengetahui apakah perubahan-perubahan yang terjadi pada ibu hamil masih dalam batas normal atau tidak.
Sebagai seorang observer kita harus menyadari adanya perubahan-perubahan tersebut pada wanita hamil agar dapat memberi dukungan dan memperhatikan keprihatinan, kekhawatiran, ketakutan dan pertanyaan – pertanyaan.
Oleh karena itu disusunlah laporan tugas mengenai observasi lapangan terhadap ibu hamil ini.

B.Dasar Teori
    Kehamilan merupakan suatu proses yang alamiah. Setiap wanita yang memiliki organ reproduksi sehat, yang telah mengalami menstruasi, dan melakukan hubungan seksual dengan seorang pria sangat besar kemungkinan akan mengalami kehamilan (Mandriwati,2008).
Ada beberapa pengertian yang terkait dengan kehamilan sebagai berikut :
1. Menurut Manuaba (2008),

   
Kehamilan merupakan proses mata rantai yang berkesinambungan terdiri dari ovulasi : pelepasan ovum, terjadi migrasi spermatozoa dan ovum, terjadi konsepsi dan pertumbuhan zigot, terjadi nidasi (implantasi) pada uterus, pembentukan placenta, tumbuh kembang hasil konsepsi sampai aterm.
2. Menurut Hanifa Wiknjosastro (2008),
   
Untuk tiap kehamilan harus ada spermatozoa, ovum, pembuahan ovum ( konsepsi ) dan nidasi hasil konsepsi.
3. Menurut Abdul Bari Saifudin (2008),
   
Masa kehamilan dimulai dari konsepsi sampai lahirnya janin, lamanya hamil normal adalah 280 hari (40 minggu atau 9 bulan 7 hari) dihitung dari hari pertama haid terakhir.
        Kehamilan adalah pertumbuhan dan perkembangan janin intrauterin mulai sejak konsepsi dan berakhir sampai permulaan persalinan. Kehamilan matur berlangsung ± 40 minggu dan tidak boleh lebih dari 42 minggu (Wiknjosastro, 1996).
        Menurut Federasi Obstertri dan Ginekologi Internasional, kehamilan didefinisikan sebagai fertilisasi atau penyatuan dari spermatozoa dan ovum dan dilanjutkan dengan nidasi atau implantasi. Psikologis adalah (sifat) tentang jiwa, kejiwaan (Balhagi,2005).  Psikologis kehamilan adalah Suatu keadaan depresi  pada ibu yang sedang mengandung disebabkan banyak hal. Pertama, adanya perubahan hormon yang mempengaruhi mood ibu secara keseluruhan sehingga si ibu sering merasa kesal, jenuh, atau sedih.

C.Metode Observasi
   1.Subjek Observasi
    
Metode observasi menggunakan 3 subjek yang diamati dalam waktu yang sama,
observasi perilaku 3 ibu hamil dengan usia kandungan antara 0-3 bulan, 4-6 bulan dan 7-9 bulan.
kriteria 3 subjek tersebut diantaranya:
  subjek 1
Nama                  : Ibu Fenny Willar
Usia                    : Sekitar 25 – 26 tahun
Jenis kelamin      : Perempuan
Usia Kandungan : 0-3 bulan
  subjek 2
Nama                  : Ibu Yuka
Usia                    : 30 tahun
Jenis kelamin      : perempuan
Usia Kandungan : 4-6 bulan
  subjek 3
Nama                   : ibu Shinta
Usia                     : 30 tahun
Jenis kelamin       : perempuan
Usia Kandungan  : 7-9 bulan

  2.Setting waktu dan tempat
   Subjek 1
Waktu Pengamatan dilakukan pada Jumat, 28 April 2017, dengan rentan waktu antara pukul 06.30 - 21.50 WIB
  Subjek 2
Waktu Pengamatan dilakukan pada hari Sabtu, 29 April 2017, dengan rentan waktu antara pukul 06.30 - 17.30 WIB
Lokasi Pengamatan : Lingkungan rumah Sumberadi, Mlati, Sleman. (Tetangga observer)
  Subjek 3
Waktu Pengamatan dilakukan pada Hari Senin,  24 April 2017 Jam. 16.50 WIB sampai Hari Sabtu,  29 April 2017 Jam. 21.10 WIB
Lokasi Pengamatan : Kepuh Yogyakarta (rumah subjek)



D.Lembar pencatatan observasi

STRATEGI OBSERVASI MENGGUNAKAN EVENT SAMPLING
   Dengan Pengamatan yang berfokus pada pencatatan kejadian perilaku-perilaku penting yang diamati pada situasi tertentu.
Kami mencatat setiap contoh dari perilaku tertentu atau kejadian tertentu yang terjadi selama observasi berlangsung. Seperti interval recording, event sampling merupakan perrcobaan tentang perilaku. Tetapi, satuan pengukuran dalam interval recording adalah interval waktu dari perilaku target, sedangkan satuan pengukuran dalam event sampling adalah perilakunya.
Dengan kata lain, kami menunggu perilaku yang telah dipilih (the event) terjadi dan kami mencatatnya. Seperti interval redording, event recording sangat berguna untuk observasi terkontrol dan riset lab.





Subjek 1 Usia Kandungan : 0-3 bulan

Nama             : Ibu Fenny Willar                           
Usia               : Sekitar 25 – 26 tahun
Lokasi            : Rumah keluarga Willar
Tanggal          : Jumat, 28 April 2017
Waktu            : Observasi dilakukan 1 hari         
Pengamat      : Khotim Ganis         
                         Lidya Willar            
Perilaku          : Kehilangan nafsu makan. Makan pilih – pilih lauk (hanya yang
                          diinginkan saat itu).
                         Sering mual dan muntah pada pagi dan malam hari. Menjadi lebih
                          malas dari biasanya. Mudah mengeluh lelah. Emosi tidak stabil.



Waktu
Peristiwa Pencetus
Perilaku
Konsekuensi
06.30 WIB
Sarapan
Ibu Fenny melihat sarapan dengan tatapan tidak senang, saat mencoba memakannya Ibu Fenny mual dan menuju kamar mandi
Ibu Fenny tidak sarapan dan hanya meminum susu khusus untuk ibu hamil
07.00 WIB
Persiapan untuk berangkat kerja
Ibu Fenny lemas, raut wajah tampat tidak segar.
Aktifitas pagi menjadi lebih lambat dari biasanya
07.05 – 14.45 WIB
Ibu Fenny bekerja ke kantor sehingga observer tidak dapat mengamati perilaku
-
-
14.58 WIB
Pulang dari kantor memarkirkan mobil dengan marah –marah.
Ibu Fenny marah – marah karena tadi dijalan macet. Dia mengatakan kakinya pegal dan badannya terasa sangat capek.
Menaruh tas kerjanya dengan sedikit dibanting. Masuk kedalam kamarnya untuk mandi.
16.40 WIB
Ibu Fenny menyuruh Lidya mengambilkan remote tv di meja.
Ibu Fenny sedang tiduran di sofa di ruang keluarga sambil menonton tv dan memegang handphone. Kemudian menyuruh Lidya mengambilkan remote tv yang berada 3 langkah dari sofanya.
Padahal jaraknya hanya 3 langkah tetapi Ibu Fenny terlihat tidak ingin beranjak dari sofa dan memilih untuk menyuruh Lidya mengambilkan. Lidya kemudian mengambilkan remote TV untuk kakaknya.
18.00 WIB
Ibu Fenny ingin makan KFC
Ibu Fenny ingin makan KFC tetapi malas untuk keluar rumah.
Ibu Fenny menyuruh Lidya untuk memesankan KFC (delivery). Kemudian Lidya menelfon KFC untuk memesankan makan malam kakaknya.
18.25 WIB
Makan malam
Ibu Fenny hanya memakan ayamnya sedangkan nasinya hanya dimakan sedikit
Makanannya tidak habis kemudian minum susu khusus ibu hamil.
20.15 WIB
Ibu Fenny menelepon suaminya yang sedang berada di luar kota.
Ibu Fenny mengobrol dengan suaminya di telefon dengan nada manja dan sedikit kesal.
Ibu Fenny kesal dan mengatakan semoga suaminya bisa pulang akhir pekan ini.
21.50 WIB
Istirahat
Setelah dari makan malam sampai pukul 21.50 di ruang tv, Ibu Fenny mengatakan dia mengantuk lalu masuk kamar dan menutup pintu. Terdengar suara Ibu Fenny batuk lalu mual – mual mau muntah.
Lidya masuk ke kamar Ibu Fenny untuk melihat keadaan kakaknya. Ibu Fenni tidur berselimut rapat sambil membau – bau minyak kayu putih.






Subjek 2 Usia Kandungan : 4-6 bulan


Nama            : Ibu Yuka                                         
Usia              : 30 Tahun
Lokasi           : Lingkungan rumah Sumberadi, Mlati, Sleman. (Tetangga desa)    
Tanggal         : Sabtu, 29 April 2017
Waktu            : Observasi dilakukan 1 hari         
Pengamat     : Marina Putri P.      
                        Wihar Cahya C.                            
Perilaku         : Gelisah ketika berada didalam rumah, bingung mencari kesibukan
                          yang diinginkan, Kesal jika sendiri dan kesepian, berperilaku manja
                          terhadap suami, sering terbawa emosi ketika berbicara.


Waktu
Peristiwa Pencetus
Perilaku
Konsekuensi
06.30 WIB
Bu Yuka berjalan disekitar halaman depan rumahnya, suami menghampiri dan mengajak jalan pagi keluar rumah.
Bu Yuka menggandeng tangan suaminya dan berlaku manja.
Suami berlaku ramah terhadap Bu Yuka dan mengantarnya berjalan kaki keluar rumah.
09.00 WIB
Bu Yuka mencari teman untuk diajak ngobrol, Karena merasa kesepian ditinggal suaminya bekerja 30 menit yang lalu.
Bu Yuka mengunjungi rumah Puput (tetangga sebelah rumahnya), saat Puput duduk didepan rumah bermain gitar, bu Yuka meminta Puput menyanyikan lagu yang disukainya.
Puput berbincang-bincang dengan bu Yuka dan menghiburnya dengan menyanyikan lagu yang diminta bu Yuka.
11.30 WIB
Fian (anak pertama bu Yuka usia 4 tahun) teriak mencari bu Yuka yang sedang duduk membaca buku diruang depan rumahnya.
Bu Yuka menegur  Fian dengan nada tinggi yang ribut teriak memanggilnya lalu melepas buku  dari tangannya.
Bu Yuka jengkel terhadap Fian dan membuat Fian takut lalu memukul ibunya.
14.00 WIB
Ibu yuka keluar rumah kemudian memulungi jemuran pakaian miliknya yang berada di samping rumah bu yuka.
Bu yuka mengambil jemuranya satu per satu sambil tangan yang satunya sesela menutupi wajahnya yang terkena sinar matahari.
Bu yuka terlihat terburu-buru dan berkeringat di sekitar wajahnya, dan bibirnya terlihat sedikit tersenyum.
17.30 WIB
Waktu pulang orang bekerja, dan terdengar Suara sepeda motor suaminya bu yuka yang berhenti di depan rumah bu yuka.
Bu yuka membuka pintu rumah dn menyambut suaminya dengan senyuman kemudian bu yuka mencium punggung tangan suaminya.
Bu yuka terlihat senang saat suaminya sudah pulang di rumahnya.






Subjek 3 Usia Kandungan  : 7-9 bulan

Nama             : Ibu Shinta                          
Usia               : 30 Tahun
Lokasi            : Kepuh,klitren Yogyakarta (rumah subjek)
Tanggal          : 24 -29 April 2017
Waktu             : Observasi dilakukan selama 5 hari
Pengamat      : Sri Kusuma W
                         Andi

Perilaku         : Cepat merasa lelah, Sering meminta perhatian lebih , lebih manja dan selalu
                         ingin diperhatikan dan banyak melakukan kativitas.

WAKTU
PERISTIWA
PERILAKU
KONSEKUENSI
Hari Senin,  24 April 2017
Jam. 16.50 WIB
Ibu Shinta berjalan sore di sekitar rumah.
Berjalan pelan dan hati-hati.
Cepat merasa lelah dan berkeringat setelah melakukan aktivitas
Hari Rabu,  26 April 2017
Jam. 06.30 WIB
Ibu Shinta berjalan pagi di sekitar rumah bersama suami
Ibu Shinta memegang tangan suaminya dan terlihat berprilaku manja
Suami ramah dan sekilas terlihat suami membuat tertawa ibu Shinta
Hari Rabu,  26 April 2017
Jam. 17.25 WIB
Ibu Shinta terlihat menyapu di depan rumah.
Mengelus-elus perut.
Aktivitas tersebut baik untuk kehamilan.
Hari Kamis, 27 April 2017
Jam. 12.25 WIB
Ibu Shinta terlihat sedang berbincang-bincang di depan rumah.
Senyum dan sesekali tertawa sambil memegang perutnya.
Aktivitas tersebut baik untuk kehamilan.
Hari Jumat,  28 April 2017
Jam. 06.25 WIB
Ibu Shinta berjalan pagi di sekitar rumah bersama suami
Ibu Shinta memegang tangan suaminya sambil memegang perutnya.
Ibu Shinta terlihat senang dan wajahnya sedikit berkeringat
Hari Sabtu,  29 April 2017
Jam. 21.10 WIB
Ibu Shinta dan suami pulang dari jalan, naik motor.
Ibu Shinta memeluk erat suaminya sewaktu di Motor dan terlihat manja.
Ibu Shinta dan suaminya terlihat bahagia.

Comments

Popular posts from this blog

OTAK dan Pengaruhnya terhadap perilaku manusia

Struktur Otak & Fungsinya