Tanya jawab tentang "fadlilah amalan nishfu Sya'ban"

BROSUR AHAD PAGI MTA
Ahad, 23 April 2017/26 Rajab 1438
Hadits-hadits tentang fadlilah amalan nishfu Sya'ban
NOTULENSI JIHAD PAGI MTA(Majlis Tafsir Alqur'an)
Ahad, 23 April 2017/26 Rajab 1438
Hadits-hadits tentang fadlilah amalan nishfu Sya'ban

PERTANYAAN DARI BROSUR
Kata nisfu syaban secara bahasa artinya apa?
Jawab :
Nishfu : setengah, syaban : bulan syaban ( ruwah ).
-Pertanyaan :
Apakah diperbolehkan puasa & shalat sunnah di waktu tersebut, sudah menjadi kebiasaannya, tanpa mengkaitkan dengan malam nishfu syaban?
Jawab :
Kalau kamu biasa puasa senin kamis, 3 hari dalam 1 bulan. Kebetulan bertepatan bulan syaban boleh saja. Tapi kalau khusus puasa bulan sya’ban puasa apa?
Nabi SAW paling banyak puasa di bulan sya’ban, setelah bulan ramadhan. Bukan hanya puasa hanya di pertengahan bulan sya’ban saja.
عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ مَرْوَانَ عَنِ ابْنِ عُمَرَ مَرْفُوْعًا: مَنْ قَرَأَ لَيْلَةَ النّصْفِ مِنْ شَعْبَانَ اَلْفَ مَرَّةٍ قُلْ هُوَ اللهُ اَحَدٌ فِي مِائَةِ رَكْعَةٍ، لَمْ يَخْرُجْ مِنَ الدُّنْيَا حَتَّى يَبْعَثَ اللهُ اِلَيْهِ فِي مَنَامِهِ مِائَةَ مَلَكٍ، ثَلَاثُوْنَ يُبَشّرُوْنَهُ بِالْجَنَّةِ، وَ ثَلَاثُوْنَ يُؤْمِنُوْنَهُ مِنَ النَّارِ، وَ ثَلَاثُوْنَ يَعْصِمُوْنَهُ مِنْ اَنْ يُخْطِئَ، وَ عَشْرٌ يَكِيْدُوْنَ مَنْ عَادَاهُ. اللّآلِئ المصنوعة 2: 50
Dari Muhammad bin Marwan, dari Ibnu 'Umar, (ia mengatakannya dari Nabi SAW), "Barangsiapa pada malam nishfu Sya'ban membaca "Qul huwalloohu ahad" 1.000 X, dalam shalat 100 rekaat, maka ia tidak keluar dari dunia sehingga Allah mengutus dalam tidurnya 100 malaikat, 30 malaikat memberikan khabar gembira kepadanya bahwa ia akan masuk surga, 30 malaikat memberikan khabar kepadanya bahwa dia aman dari neraka, yang 30 malaikat menjaganya dari berbuat dosa kesalahan, dan yang 10 malaikat menjaganya dari orang yang memusuhinya. [Al-La-aaliul Mashnuu'ah oleh Imam Jalaaluddin 'Abdur Rahman As-Suyuthiy juz 2, hal. 50]
Keterangan :
Hadits ini maudlu' (palsu), kebanyakan para perawinya orang-orang majhul (tidak dikenal).
Kebanyakan hadits mengenai nishfu syaban palsu, majhul, maudhu. Kenapa mengatasnamakan Rasulullah SAW, ahlul bait, Ali Bin Abi Tholib?
Jawab :
Supaya terlihat hadits benar, sehigga percaya ( orang-orang tertipu ).
-Pertanyaan :
Apa ada hadits amalan nishfu syaban yang shahih yang bisa di amalkan?
Jawab :
Bukan nishfu syaban, tapi bulan syabannya.
Puasa yang paling banyak bilangannya selain bulan ramadhan >> bulan syaban, tapi tidak sampai 30 hari.
Agama islam itu mudah, jangan dipersulit. Kalau agama sulit pasti dari makelar. Ibarat makelar tanah, harga lebih mahal dari pada harga pokoknya. Jualan seperti itu silahkan ( boleh ), namun kalau urusan agama jangan lewat makelar.
Ngaji agama islam jangan seperti ahli kitab, yang tidak melihat kitab sucinya, cukup percaya dengan pendeta-pendeta/rahib nya.
Kita orang islam jangan seperti itu. yang mencukupkan dengan hanya menyampaikan ajarannya, tanpa memperlihatkan sumber aslinya ( Al-Quran & Sunnah ).
QS. At-Taubah : 31
اتَّخَذُواْ أَحْبَارَهُمْ وَرُهْبَانَهُمْ أَرْبَاباً مِّن دُونِ اللّهِ وَالْمَسِيحَ ابْنَ مَرْيَمَ وَمَا أُمِرُواْ إِلاَّ لِيَعْبُدُواْ إِلَـهاً وَاحِداً لاَّ إِلَـهَ إِلاَّ هُوَ سُبْحَانَهُ عَمَّا يُشْرِكُونَ
Mereka menjadikan orang-orang alimnya dan rahib-rahib mereka sebagai tuhan selain Allah dan (juga mereka mempertuhankan) Al Masih putera Maryam, padahal mereka hanya disuruh menyembah Tuhan yang Esa, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia. Maha suci Allah dari apa yang mereka persekutukan
Maksudnya mematuhi orang alim/rahim dengan membabi buta, meskipun disuruh maksiat dan menghalalkan yang haram.
-PERTANYAAN MINGGU KEMARIN
Saya ibu rumah tangga 44 tahun. Hutang puasa ramadhan di waktu menyusui. Sebelum ngaji yang saya tau membayar fidyah & mengganti puasa. Setelah ngaji baru mengetahui kalau membayar fidyah. Sampai saat ini belum ngganti. Apa bisa di bayar di ramadhan yang akan datang? Saat menyusui ada haidt, apa mengganti puasa apa membayar fidyah ?
Jawab :
Menyusui ( berat ), sehingga membayar fidyah. Kalau datang bulan diganti di hari lain.
Kalau karena datang bulan, sebelum puasa segera dibayar hutangnya. Kalau sekarang sudah punya uang, segera bayar fidyah. Bayar hutang itu disegerakan.
-Pertanyaan :
Selesai haidt keluar flex coklat sedikit, lalu tidak keluar lagi. Apa sudah diwajibkan shalat? Mandi atau wudhu saja?
Jawab :
Kalau flex nya itu haidt, tidak boleh shalat
-Pertanyaan :
Daftar haji sebelum berangkat sudah meninggal, apa yang dilakukan keluarga?
Jawab :
Diganti keluarga yang lain. Bukan untuk yang sudah mati, tapi untuk yang hidup.
-Pertanyaan :
Apa orang yang banyak ucapkan shalawat, bentuk cinta kepada Rasulullah SAW?
Jawab :
Ya di antaranya itu, tapi juga mau kalau di ajak mengikuti Nabi SAW. Malah menolak, lebih suka mengikuti bapak-bapaknya saja.
Tanda orang mencintai nabi = ikuti apa yang dibawa Nabi SAW, tanda cinta kepada Al-Quran = amalkan isi Al-Quran.
-Pertanyaan :
Apa boleh habis mandi dalam keadaan telanjang, berwudhu? Apa ada larangannya?
Jawab :
Boleh, kalau telanjang kemudian shalat tidak boleh. Wudhu tidak ada kewajiban nutup aurat ( kalau wudhunya di kamar mandi )
-Pertanyaan :
Ada hadits yang artinya, menikah separo agama?
Jawab :
Brosur 12 Juni 2012
عَنْ اَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ: قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صلى الله عليه وسلم: اِذَا تَزَوَّجَ اْلعَبْدُ فَقَدْ كَمَّلَ نِصْفَ الدِّيْنِ، فَلْيَتَّقِ اللهَ فِى النِّصْفِ اْلبَاقِى. البيهقى فى شعب الايمان 4: 382، رقم: 5486
Dari Anas bin Malik, ia berkata : Rasulullah SAW bersabda, Apabila seorang hamba telah menikah, berarti dia telah menyempurnakan separo agamanya, maka hendaklah dia bertaqwa kepada Allah pada separo sisanya. [HR. Baihaqi dalam Syuabul iimaan juz 4, hal. 382, no. 5486]
-Pertanyaan :
Bila seorang bapak meninggal, meninggalkan anak 3 laki 1 perempuan. Anak perempuan diadobsi saudara yang Kristen sehingga menjadi Kristen. Siapa yang menjadi wali nikahnya? Apa 3 saudara laki boleh menjadi wali?
Jawab :
Anak dilahirkan dalam keadaan fitroh ( siap beragama islam ). Yang menjadikan yahudi, nasrani, majusi orang tuanya. Dosa orang tuanya.
Kalau sudah begitu tidak usah mikir wali, orang islam tidak boleh menjadi walinya orang kafir. Yang membedakan kafir dan islam >> shalatnya.
-Pertanyaan :
Dari QS. Al-Baqarah : 159. Apa yang dimaksud dan dilaknat pula oleh mereka yang melaknat?
Jawab :
إِنَّ الَّذِينَ يَكْتُمُونَ مَا أَنزَلْنَا مِنَ الْبَيِّنَاتِ وَالْهُدَى مِن بَعْدِ مَا بَيَّنَّاهُ لِلنَّاسِ فِي الْكِتَابِ أُولَـئِكَ يَلعَنُهُمُ اللّهُ وَيَلْعَنُهُمُ اللَّاعِنُونَ
Sesungguhnya orang-orang yang menyembunyikan apa yang telah Kami turunkan berupa keterangan-keterangan (yang jelas) dan petunjuk, setelah Kami menerangkannya kepada manusia dalam Al Kitab, mereka itu dila'nati Allah dan dila'nati (pula) oleh semua (mahluk) yang dapat mela'nati,
Dilaknat itu dijauhi, dibenci, dikutuk.
-Pertanyaan :
Saya punya uang dirumah saya sendiri, dan uang adik saya. Selalu hilang, nominal cukup besar. Saya Tanya kepada bapak-ibu saya malah marah. Sisuruh minum air yang katanya dari kyai yang sakti. Kata ibu yang ngambil tuyul. Kata anak saya uang diambil ibu. Malam waktu saya ngaji anak dibuat sibuk, paginya uang hilang. Bagaimana seharusnya saya?
Jawab :
Kalau ibu mengatakan yang mengambil uang tuyul. Berarti saya anak tuyul ya?
Walau akibatnya ibu kecewa, tapi hakekatnya kamu menyelamatkan ibumu. Kalau kamu 2 orang, Allah yang ketiga. Kalau kamu sendiri Allah yang kedua.
QS. Al-Mujadalah : 7
أَلَمْ تَرَ أَنَّ اللَّهَ يَعْلَمُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ مَا يَكُونُ مِن نَّجْوَى ثَلَاثَةٍ إِلَّا هُوَ رَابِعُهُمْ وَلَا خَمْسَةٍ إِلَّا هُوَ سَادِسُهُمْ وَلَا أَدْنَى مِن ذَلِكَ وَلَا أَكْثَرَ إِلَّا هُوَ مَعَهُمْ أَيْنَ مَا كَانُوا ثُمَّ يُنَبِّئُهُم بِمَا عَمِلُوا يَوْمَ الْقِيَامَةِ إِنَّ اللَّهَ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمٌ
Tidakkah kamu perhatikan, bahwa sesungguhnya Allah mengetahui apa yang ada di langit dan di bumi? Tiada pembicaraan rahasia antara tiga orang, melainkan Dia-lah keempatnya. Dan tiada (pembicaraan antara) lima orang, melainkan Dia-lah keenamnya. Dan tiada (pula) pembicaraan antara jumlah yang kurang dari itu atau lebih banyak, melainkan Dia berada bersama mereka di manapun mereka berada. Kemudian Dia akan memberitahukan kepada mereka pada hari kiamat apa yang telah mereka kerjakan. Sesungguhnya Allah Maha mengetahui segala sesuatu.
-Pertanyaan :
Suami meninggal di bulan maret 2014 di usia 44 tahun. Belum dikaruniai anak. Apa saya berhak mendapat warisan? Karena dulu waktu bekerja suami sering kirim pasir, batu, dll ( menjadi rumah ). Tanah milik orang tua, sekarang rumah kosong?
Jawab :
Iya berhak, mendapat ¼ warisan suami. Kalau tidak diberi boleh minta ( minta haknya )
-Pertanyaan :
Istri kalau shalat fajar suka agak telat, kadang sudah iqomah baru shalat fajar? Apa sah
Jawab :
Shalat fajar itu shalat sunnah rawatibnya shalat subuh, waktunya di waktu shalat subuh. Andaikata shalat subuh di masjid sudah selesai, istri baru bangun kemudian shalat fajar dan subuh boleh ( masih di waktu shalat subuh ).
-Pertanyaan :
Ketika shalat berjamaah, imam jahr. Makmum baca taawudz atau tidak?
Jawab :
Apabila kamu akan membaca Al-Quran baca taawudz. Kalau imam jahr ( rekaat 1&2 )makmum berkewajiban mendengarkan saja. Kalau sudah masuk rekaat 3 imam shir, makmum baca taawudz sendiri.
-Pertanyaan :
Bolehkah panitia zakat, terima zakat dari orang yang shalatnya jarang-jarang / tidak shalat?
Jawab :
Boleh. Kalaupun dia merasa sudah islam, harusnya melaksakanan rukun islam secara kaffah. Jaman abu bakar asy syidiq orang tidak bayar zakat diperangi. Karena memisahkan antara rukun islam satu dengan yang lain.
-Pertanyaan :
Apa ada tuntunannya hewan untuk aqiqah / qurban hewan diwudhui dulu. Yakni orang yang mau aqiqah berwudhu dan hewan yang disembelih diwudhui dulu. Karena dikampung saya biasa seperti itu?
Jawab :
Wudhu itu untuk orang yang mau shalat ( kalau hadats kecil ). Kalau hadats besar mandi janabat.
kalau tidak kembali kepada Quran & Sunnah agama jadi aneh. Kalau hewan diwudhui, berkumurnya bagaimana? :D
kalau kamu ingin jadi cerdas, tanyakan langsung kepada yang menerangkan !! yang ditanyapun akan berpikir dan tidak ngawur lagi.
-Pertanyaan :
Adakah larangan bagi wanita yang haidh, masuk masjid mengajar TPA?
Jawab :
Tidak ada. Bagi yang mengatakan ada larangannya, tunjukkan dalilnya !!
QS. Al-Baqarah : 222
وَيَسْأَلُونَكَ عَنِ الْمَحِيضِ قُلْ هُوَ أَذًى فَاعْتَزِلُواْ النِّسَاء فِي الْمَحِيضِ وَلاَ تَقْرَبُوهُنَّ حَتَّىَ يَطْهُرْنَ فَإِذَا تَطَهَّرْنَ فَأْتُوهُنَّ مِنْ حَيْثُ أَمَرَكُمُ اللّهُ إِنَّ اللّهَ يُحِبُّ التَّوَّابِينَ وَيُحِبُّ الْمُتَطَهِّرِينَ
Mereka bertanya kepadamu tentang haidh. Katakanlah: "Haidh itu adalah suatu kotoran". Oleh sebab itu hendaklah kamu menjauhkan diri dari wanita di waktu haidh; dan janganlah kamu mendekati mereka, sebelum mereka suci . Apabila mereka telah suci, maka campurilah mereka itu di tempat yang diperintahkan Allah kepadamu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertaubat dan menyukai orang-orang yang mensucikan diri.
Maksudnya wanita haidt ( istri ) jangan di ajak bersetubuh
عَنْ عَائِشَةَ رض اَنَّ فَاطِمَةَ بِنْتَ اَبِى حُبَيْشٍ كَانَتْ تُسْتَحَاضُ فَسَأَلَتِ النَّبِيَّ ص فَقَالَ: ذلِكَ عِرْقٌ وَ لَيْسَتْ بِاْلحَيْضَةِ. فَاِذَا اَقْبَلَتِ اْلحَيْضَةُ فَدَعِى الصَّلاَةَ، فَاِذَا اَدْبَرَتْ فَاغْسِلِى وَ صَلِّى. البخارى
Dari ‘Aisyah RA, ia berkata : Sesungguhnya Fathimah binti Abu Hubaisy menderita istihadhah, lalu ia bertanya kepada Nabi SAW. Maka Nabi SAW bersabda, Yang demikian itu adalah (gangguan) urat, bukan darah haidl. Karena itu apabila datang haidl, tinggalkanlah shalat dan apabila sudah selesai (haidl itu), mandilah dan shalatlah. [HR. Bukhari, Nailul Authar I : 265]
عَنْ مُعَاذَةَ قَالَتْ: سَأَلْتُ عَائِشَةَ فَقُلْتُ: مَا بَالُ اْلحَائِضِ تَقْضِى الصَّوْمَ وَ لاَ تَقْضِى الصَّلاَةَ؟ فَقَالَتْ: كَانَ يُصِيْبُنَا ذلِكَ مَعَ رَسُوْلِ اللهِ ص. فَنُؤْمَرُ بِقَضَاءِ الصَّوْمِ وَ لاَ نُؤْمَرُ بِقَضَاءِ الصَّلاَةِ. الجماعة
Dari Muadz, ia berkata : Saya bertanya kepada Aisyah, yaitu Mengapa perempuan yang haidl itu menqadla puasa dan tidak menqadla shalat ?. Lalu ia menjawab, Begitulah memang yang kami alami bersama Rasulullah SAW, yaitu kami diperintahkan mengqadla puasa dan tidak diperintahkan mengqadla shalat. [HR. Jamaah]
عَنْ عَائِشَةَ رض قَالَتْ: لَمَّا جِئْنَا سَرِفَ حِضْتُ. قَالَ النَّبِيُّ ص: اِفْعَلِى مَا يَفْعَلُ اْلحَاجُّ غَيْرَ اَنْ لاَ تَطُوْفِى بِاْلبَيْتِ حَتَّى تَطْهُرِى. متفق عليه فى حديث طويل
Dari ‘Aisyah RA, tatkala kami sampai ke Sarif (suatu tempat + 10 mil dari Madinah ke Makkah) saya berhadil. Maka Nabi SAW bersabda, Lakukanlah segala yang dilakukan oleh orang yang berhajji, hanyasaja tidak boleh berthawaf di Baitullah sehingga kamu suci. [HR.Muttafaq alaih, dalam hadits yang panjang]
Yang tidak boleh : shalat, puasa, thawaf, bersetubuh dengan suami.
-Pertanyaan :
Memakai kondo, wig, rambut palsu ada larangannya? Apa termasuk menyambung rambut?
Jawab :
عَنْ اَسْمَاءَ رض اَنَّ امْرَأَةً سَأَلَتِ النَّبِيَّ ص فَقَالَتْ: يَا رَسُوْلَ اللهِ، اِنَّ ابْنَتِى اَصَابَتْهَا اْلحَصْبَةُ فَتَمَزَّقَ شَعْرُهَا، وَ اِنِّى زَوَّجْتُهَا، اَفَأَصِلُ فِيْهِ؟ فَقَالَ: لَعَنَ اللهُ اْلوَاصِلَةَ وَ اْلمَوْصُوْلَةَ.
Dari Asma' RA ia berkata : Sesungguhnya ada seorang wanita bertanya kepada Nabi SAW. Ia berkata, "Ya Rasulullah, sesungguhnya anak perempuan saya terkena sakit panas sehingga rambutnya rontok, dan saya telah menikahkannya. Apakah boleh saya sambung rambutnya ?". Lalu Rasulullah SAW bersabda, "Allah melaknat wanita yang menyambung rambut dan wanita yang disambung rambutnya".
و فى رواية: قَالَتْ اَسْمَاءُ رض: لَعَنَ النَّبِيُّ ص اْلوَاصِلَةَ وَ اْلمُسْتَوْصِلَةَ. البخارى و مسلم و ابن ماجه
Dan di dalam satu riwayat : Asma' RA berkata, "Nabi melaknat wanita yang menyambung rambut dan wanita yang minta disambung rambutnya". [HR. Bukhari, Muslim dan Ibnu Majah].
عَنِ ابْنِ عُمَرَ رض اَنَّ رَسُوْلَ اللهِ ص لَعَنَ اْلوَاصِلَةَ وَ اْلمُسْتَوْصِلَةَ، وَ اْلوَاشِمَةَ وَ اْلمُسْتَوْشِمَةَ. البخارى و مسلم و ابو داود و الترمذى و النسائى و ابن ماجه
Dari Ibnu Umar RA ia berkata, "Sesungguhnya Rasulullah SAW melaknat wanita yang menyambung rambut dan wanita yang minta disambung rambutnya, (dan melaknat) wanita yang mencacah (mentatto) dan wanita yang minta dicacah (ditatto)". [HR. Bukhari, Muslim, Abu Dawud, Tirmidzi, Nasai dan Ibnu Majah].
عَنِ ابْنِ مَسْعُوْدٍ رض اَنَّهُ قَالَ: لَعَنَ رَسُوْلُ اللهِ اْلوَاشِمَاتِ وَ اْلمُسْتَوْشِمَاتِ وَ اْلمُتَنَمِّصَاتِ وَ اْلمُتَفَلِّجَاتِ لِلْحُسْنِ اْلمُغَيِّرَاتِ خَلْقَ اللهِ، فَقَالَتْ لَهُ امْرَأَةٌ فِى ذلِكَ، فَقَالَ: وَ مَا لِى لاَ اَلْعَنُ مَنْ لَعَنَهُ رَسُوْلُ اللهِ ص؟ وَ فِى كِتَابِ اللهِ قَالَ اللهُ تَعَالَى: وَ مَا آتَاكُمُ الرَّسُوْلُ فَخُذُوْهُ، وَ مَا نَهَاكُمْ عَنْهُ فَانْتَهُوْا. البخارى و مسلم و ابو داود و الترمذى و النسائى و ابن ماجه
Dari Ibnu Mas'ud RA ia berkata : "Rasulullah SAW melaknat wanita-wanita yang mencacah (mentatto) dan wanita-wanita yang minta dicacah (ditatto), melaknat wanita-wanita yang dicabut bulu dahinya (atau dikerik alisnya) dan wanita-wanita yang menjarangkan giginya supaya cantik, yaitu para wanita yang mengubah ciptaan Allah". Lalu ada seorang wanita yang berkata kepada Ibnu Mas'ud tentang hal itu, maka Ibnu Mas'ud berkata, "Mengapa aku tidak boleh melaknat kepada orang yang dilaknat oleh Rasulullah SAW sedangkan di dalam kitab Allah, Allah ta'ala berfirman, "Apa yang didatangkan oleh Rasul kepada kalian, maka terimalah dia. Dan apa yang dilarang oleh Rasul kepada kalian darinya, maka tinggalkanlah". (Al-Hasyr : 7). [HR. Bukhari, Muslim, Abu Dawud, Tirmidzi, Nasai dan Ibnu Majah].
-Pertanyaan :
Kalau ada yang memuji suruh naburkan pasir, hadits ini riwayat siapa?
Jawab :
HR. Muslim ( Shahih. )
عَنْ هَمَّامِ بْنِ الْحَارِثِ اَنَّ رَجُلًا جَعَلَ يَمْدَحُ عُثْمَانَ فَعَمِدَ الْمِقْدَادُ فَجَثَا عَلَى رُكْبَتَيْهِ وَكَانَ رَجُلًا ضَخْمًا، فَجَعَلَ يَحْثُوْ فِى وَجْهِهِ الْحَصْبَاءَ فَقَالَ لَهُ عُثْمَانُ: مَا شَأْنُكَ؟ فَقَالَ: اِنَّ رَسُوْلَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم قَالَ: اِذَا رَأَيْتُمُ الْمَدَّاحِيْنَ فَاحْثُوْا فِى وُجُوْهِهِمُ التُّرَابَ. مسلم 4: 2297
Dari Hammam bin Haarits bahwasanya ada seorang laki-laki memuji-muji kepada (Khalifah) 'Utsman. Lalu lalu Miqdad datang kepadanya, lalu duduk berlutut kepadanya, sedangkan ia adalah seorang laki-laki yang besar badannya, lalu ia menaburkan tanah yang bercampur kerikil ke wajah orang yang memuji-muji tersebbut. Maka 'Utsman bertanya kepadanya, "Kenapa kamu ?". Lalu Miqdad menjawab : Sesungguhnya Rasulullah SAW bersabda, "Apabila kalian melihat orang-orang yang suka memuji-muji, maka taburkanlah tanah (pasir) ke wajah mereka". [HR. Muslim dari Al-Miqdaad juz 4, hal. 2297]
-Pertanyaan :
Apakah benar bahwa uang suami milik istri, sedangkan uang istri milik sendiri, apa dibenarkan dalam islam?
Jawab :
Yang nerangkan siapa? Uang suami milik istri kalau sudah dikasihkan kepada istri. Dalam islam tidak seperti itu.
-Pertanyaan :
Saat takziah sebelum mayit dikubur, ada pidato permintaan maaf dari RT. Apa ada dasarnya?
Jawab :
Boleh aja begitu. Kalau contoh dalam islam tidak ada.
-Pertanyaan :
Wudhu ada batalnya. Apa shahadat ada batalnya?
Jawab :
Kalau kamu sahadat kemudian murtad ya batal shahadatnya. Jaman Abu Bakar tidak zakat dikatakan murtad ( keluar dari islam )
-Pertanyaan :
Doa untuk orang yang sakit terdapat dalam hadits / Qur’an?
Jawab :
Hadits.
قَالَ اَنَسٌ لِثَابِتٍ: اَلاَ اَرْقِيْكَ بِرُقْيَةِ رَسُوْلِ اللهِ ص؟ قَالَ: بَلَى. قَالَ: اللّهُمَّ رَبَّ النَّاسِ مُذْهِبَ الْبَاسِ، اشْفِ اَنْتَ الشَّافِى لاَ شَافِيَ اِلاَّ اَنْتَ شِفَاءً لاَ يُغَادِرُ سَقَمًا. البخارى 7:
Anas berkata kepada Tsaabit (yang sedang sakit), “Maukah kamu aku ruqyah (jampi), sebagaimana Rasulullah SAW meruqyah ?”. Tsaabit berkata, “Mau”. Anas berkata, “Alloohumma robban-naas mudzhibal baasi, isyfi antasy-syaafii laa syaafiya illaa anta syifaa-an laa yughoodiru saqoma (Ya Allah Tuhannya seluruh manusia yang menghilangkan gangguan (penyakit), sembuhkanlah dia, Engkaulah Penyembuh yang tidak ada penyembuh kecuali Engkau, kesembuhan yang tidak kambuh lagi). [HR. Bukhari juz 7 hal. 24]
-Pertanyaan :
Orang tua tidak tahu baca tulis, ingin saya tuntun bacaan shalat, namun orang tua mudah sekali lupa?
Jawab :
Umurnya berapa? Kalau sudah sering lupa berarti kamu terlambat ajari orang tua kamu. Tapi tidak apa-apa, selama masih hidup di ajari terus. Lupa nanti di ingatkan lagi. Cari bacaan yang pendek-pendek. Pokoknya pada al-fatihah dulu. Tidak usah menunggu sampai bacaan hafal semua, suruh shalat dulu.
-Pertanyaan :
Kami 5 bersaudara, 3 sudah menikah, saya dan kakak belum. Saya Tanya kepada orang tua. Seandainya saya dapat jodoh orang jauh bagaimana? Orang tua inginya yang dekat, nanti orang tua ikut saya? Saya ingin jodoh yang sudah ngaji.
Jawab :
Diniati yang baik, berbakti kepada orang tua. Kalau kamu laki-laki ( pemimpin bagi wanita ) cari yang shalat, kemudian di ajak ngaji.
Kalau kamu putrid, cari yang dekat-dekat. Kalaupun dapatnya suami jauh, ajak suami dekat dengan orang tua. Suami tinggal di rumah orang tua istri boleh.
-Pertanyaan :
Saya menagih hutang, yang saya tagih molor terus, nominal > 60 juta. Bilangnya tidak punya tapi bisa umroh, apa dia mendholimi diri sendiri, apa ibadah umroh sah?
Jawab :
Penundaan hutang bagi yang sudah mampu = dholim.
(NASAI - 4612) : Telah mengabarkan kepada kami Muhammad bin Salamah dan Al Harits bin Miskin dengan membacakan riwayat sedang saya mendengar, lafazhnya adalah lafazh Al Harits, dari Ibnu Al Qasim telah menceritakan kepadaku Malik dari Abu Az Zinad dari Al A'raj dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Penundaan pembayaran hutang yang dilakukan oleh orang yang kaya adalah kezhaliman. Apabila seseorang diantara kalian dipindahkan kepada orang yang kaya maka hendaknya dia mengikuti."
-Pertanyaan :
Bekerja pada usaha catering, mendapat gaji bulanan. Saat belanja ke pasar, ada hadiah, diberikan kepada saya. Hadiah tidak saya berikan ke juragan catering, saya bawa pulang. Bolehkah?
Kalau belanja, diberikan 1 minggu sekali xx juta. Sisa uang untuk nomboki belanja minggu yang lain yang kurang. Kalau ada sisa saya simpan di bank, bunga saya ambil. Sudah se izin kepala bagian. Apa dalam islam boleh?
Jawab :
Dalam islam tidak boleh. Dulu ada amil, keliling mengambil zakat. Senang ada yang keliling sehingga yang berzakat memberi hadiah ( tambahan ). Disampaikan kepada Rasulullah SAW. Rasulullah SAW menjawab kalau kamu mendapat hadiah karena mengambil zakat, sampaikan kepada Rasulullah SAW.
Maka kalau diperintah belanja oleh majikanmu. Dapat hadiah karena belanja disampaikan kepada majikanmu. Belanja yang banyak tadi karena uang majikan.
Mengapa kalau berdzikir takut ( dosa kesalahan tidak diampuni ) padahal dalam Al-Quran dijelaskan dengan mengingat Allah hati menjadi tenang?
Jwb :
عَنْ اَبِى هُرَيْرَةَ رض عَنِ النَّبِيّ ص قَالَ: سَبْعَةٌ يُظِلُّهُمُ اللهُ تَعَالَى فِى ظِلّهِ يَوْمَ لاَ ظِلَّ اِلاَّ ظِلُّهُ: اِمَامٌ عَدْلٌ، وَ شَابٌّ نَشَأَ فِى عِبَادَةِ اللهِ، وَ رَجُلٌ قَلْبُهُ مُعَلَّقٌ فِى اْلمَسَاجِدِ،وَ رَجُلاَنِ تَحَابَّا فِى اللهِ اجْتَمَعَا عَلَيْهِ وَ تَفَرَّقَا عَلَيْهِ، وَ رَجُلٌ دَعَتْهُ امْرَأَةٌ ذَاتُ مَنْصِبٍ وَ جَمَالٍ، فَقَالَ: اِنّى اَخَافُ اللهَ، وَ رَجُلٌ تَصَدَّقَ بِصَدَقَةٍ فَأَخْفَاهَا حَتَّى لاَ تَعْلَمَ شِمَالُهُ مَا تُنْفِقُ يَمِيْنُهُ، وَ رَجُلٌ ذَكَرَ اللهَ خَالِيًا فَفَاضَتْ عَيْنَاهُ. البخارى 2: 116
Dari Abu Hurairah RA dari Nabi SAW, beliau bersabda, "Ada tujuh golongan yang Allah Ta’aalaa akan menaungi mereka di dalam naungan-Nya pada hari yang tidak ada naungan kecuali naungan-Nya, yaitu : 1. Imam yang adil, 2. Pemuda yang giat dalam beribadah kepada Allah, 3. Orang lelaki yang hatinya bergantung pada masjid-masjid, 4. Dua orang yang saling mengasihi karena Allah, keduanya berkumpul karena Allah dan berpisah karena Allah, 5. Orang laki-laki yang diajak berzina oleh wanita bangsawan, kaya lagi cantik molek, tetapi dia tidak mau dan mengatakan, "Aku takut kepada Allah", 6. Orang yang bersedekah dengan suatu sedekah dan ia merahasiakannya sehingga tangan kirinya tidak tahu apa yang diberikan oleh tangan kanannya, dan 7. Orang yang mengingat Allah diwaktu sunyi sehingga mengalirlah air mata dari kedua matanya". [HR. Bukhari Juz 2, hal. 116]
-Pertanyaan :
Saya pasien cuci darah sudah 5 tahun. Akhir-akhir ini sering keluarkan seperti mani/wadhi. Apa harus mandi janabat?
Jawab :
Kalau keluar cairan bukan mani/wadhi cukup dibersihkan kemudian wudhu, tidak usah mandi janabat. Kalau 43km termasuk musafir boleh jama dan qoshor ( dhuhur & ashar / magrib & isya ).
-Pertanyaan :
Bagaimana cara mendidik anak yang shalatnya mung yen gelem?
Jawab :
Mendidik anak shalat sejak 7 tahun. Shalat mung yen gelem tapi tidak pernah tidak mau.
Kalau mendidiknya terlambat, bergaulnya dengan anak yang tidak shalat >> orang tua lengah.
Kalau orang tua sudah dengan berbagai cara mendidik anak. Anak yang nanggung sendiri.
Kalau 10 tahun belum mau shalat >> pukul !! maksudnya dengan tegas / keras
-Pertanyaan :
Hutang di bank, kalau mati hutang lunas. Apa di akherat masih ditagih?
Jawab :
Tidak, kalau peraturan bank gitu. Ya sudah
-Pertanyaan :
Ada istilah dajjal di QS ?
Jawab :
Yang mengatakan jaddal dalam hadits rasulullah SAW.
-Pertanyaan :
Saya distributor susu, ambil 250rb. Saya jual dengan harga 250rb. Dengan tujuan orang yang ambil dari saya mendapat untung lebih banyak. Saya dapat untung dari prosentase pengambilan. Misal 2 box saya dapat 70rb. Apa diperbolehkan?
Jawab :
Boleh. Tidak menaikkan harga pun kamu sudah dapat bonus.
-Pertanyaan :
Kedua orang tua saya shalat, kedua mertua saya tidak shalat. Semua sudah meninggal. Bagaimana cara mendoakan?
Jawab :
Orang tuamu mohonkan ampun, dengan bahasamu boleh. Mertua kalau sudah meningga ya tidak usah di doakan. Kalau masih hidup bisa di doakan agar mendapat hidayah.
-Pertanyaan :
Dekat rumah kami akan didirikan ponpes & tpa. Apa uang zakat boleh disumbangkan untuk pembangunan ponpes tersebut?
Jawab :
Boleh. Karena masuk fii sabilillah. Tapi lihat dulu pesantren apa? jangan-jangan padepokan. Kalau pondok pesantren untuk mendalami isam = boleh. Kalau untuk merusak / memecah belah umat islam = tidak boleh. ( masjid dhiror ).
-Pertanyaan :
Saya laki-laki mencintai wanita, wanita tidak mencintai saya, cinta bertepuk sebelah tangan, saya bingung karena terlanjur mencintainya. Apa yang harus saya lakukan?
Jawab :
Wanita tidak hanya itu, cari yang lain yang bisa menerima cintamu. Lhakoq bingung kenapa? Kamu pria cengeng !!
QS. Al-Baqarah : 216
وَعَسَى أَن تُحِبُّواْ شَيْئاً وَهُوَ شَرٌّ لَّكُمْ وَاللّهُ يَعْلَمُ وَأَنتُمْ لاَ تَعْلَمُونَ
…….Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.
Boleh jadi karena kamu terlalu cinta, bukan kamu yang memimpin tapi yang dimpimpin. Maka, cari baiknya !!
-Pertanyaan :
Doa apakah yang paling mudah dikabulkan Allah? Apa doa saat shalat 5 waktu ketika sujud apa diperbolehkan?
Jawab :
عَنْ اَبِى هُرَيْرَةَ اَنَّ رَسُوْلَ اللهِ صلى الله عليه وسلم قَالَ: اَقْرَبُ مَا يَكُوْنُ اْلعَبْدُ مِنْ رَبِّهِ وَهُوَ سَاجِدٌ، فَاَكْثِرُوا الدُّعَاءَ. مسلم 1: 350
Dari Abu Hurairah, bahwasanya Rasulullah SAW bersabda, “Sedekat-dekat hamba kepada Tuhannya adalah di waktu sujud, maka perbanyaklah doa (di waktu sujud). [HR. Muslim juz 1, hal. 350]
Doa tidak harus dengan bahasa arab. Dengan bahasa apapun Allah tahu. Allah tidak hanya tuhannya orang arab, tuhannya seluruh manusia.
Orang berdoa harus disertai dengan usaha. Kepingin kaya harus bekerja. Kepingin tanaman baik ( petani ) tanaman di pelihara serius !
-Pertanyaan :
Apa menghormati guru termasuk menghormati orang tua? Kalau tidak menghormati gurunya hukumannya apa?
Jawab :
عَنْ عَمْرِو بْنِ شُعَيْبٍ عَنْ اَبِيْهِ عَنْ جَدّهِ قَالَ: قَالَ رَسُوْلُ اللهِ ص: لَيْسَ مِنَّا مَنْ لَمْ يَرْحَمْ صَغِيْرَنَا وَلَمْ يَعْرِفْ شَرَفَ كَبِيْرِنَا. الترمذى 3: 215، 1985 وقال: حديث حسن صحيح
Dari 'Amr bin Syu'aib, dari ayahnya, dari kakeknya, ia berkata : Rasulullah SAW bersabda, "Bukan dari golongan kami orang yang tidak kasih sayang kepada yang lebih muda, dan tidak mengetahui kemuliaan yang lebih tua". [HR. Tirmidzi juz 3, hal. 215, no. 1985, ia berkata : Hadits hasan shahih]
Lebih tua : bukan hanya umur, tapi juga kedudukan, ilmu,
-Pertanyaan :
Ayah dan ibu sudah melaksanakan kewajiban. Bapak menafkahi keluarga, ibu semaksimalnya melayani bapak. Kadang bapak berlebihan, ibu kurang maksima melayani bapak, sehingga bertengkar. Karang bertengkarnya dihadapan mertuanya / anak-anaknya. Saya pengin membentak, apa yang harus saya lakukan?
Jawab :
Banyak kisah dari silaturahim. Yang dulunya suami istri suka bertengkar, jadi bertambah sabar. Kamu jangan ikut campur. Ajak ngaji saja. Dengan ngaji akan tahu ciri orang yang bertaqwa itu menahan amarahnya, memaafkan kesalahan orang lain.
-Pertanyaan :
Ada seorang ibu ngaji sejak 2007, ngajak anak mengaji. Anak keluar dari tempat kerja yang lama karena kesempatan ibadah susah. Anak kerja di perusahaan air minum. Ibu ingin dilewatkan rumah Al Ustadz kata anak : wis ra usah aneh-aneh. Saat ibu ingin diajari bacaan Quran, anak mengatakan belajar sendiri !! mohon nasihat untuk anak ?
Jawab :
Kadang kala dunia ini aneh. Ada ibu yang minta di ajari anak, anak tidak mau. Ada anak yang ingin ajari ibu, ibu tidak mau. Permintaan ibu kamu jawab begitu pasti ibu sakit hati, jawab dengan baik : oo nggih bu, saat ini saya msh sibuk, habis magrib saya sudah pulang, nanti saya ajari. Bagi anak, ngajinya ditingkatkan, berbakti kepada orang tua adalah kewajiban. Apalagi yang diminta ibu sesuatu yang baik.
PERTANYAAN YANG MINTA DIJAWAB SEGERA.
Bapak saya dulu masa sehatnya tidak mau shalat. Sekarang sakit keras setelah operasi tadi pagi bilang : aku gelem shalat lee, tapi warahono.. apa sah shalat bapak sambil tidur. Apa boleh shalat sambil ada cairan yang keluar dari dubur?
Jawab :
Kalau bisanya tidur, sah shalatnya. Kalau mengeluarkan cairan dari dubur karena terpaksa (diselang) boleh. Shalat tidak boleh ditinggalkan dalam keadaan apapun selama pikiran masih normal, dikerjakan semaksimalnya.
Faidza amartukum bi syaiin faktuminhu mastathotum
PERTANYAAN LANGSUNG
Purwanto_Lampung selatan
Apakah perjalanan untuk ibadah, yang disertai niat keduniaan, akan merusak nilai ibadah? saya gabung di komunitas motor besar, hari ini jambore ke-8 di kusuma sahid hotel.
Perwujudan rasa syukur karena mendapat hidayah, saya berusaha menyatukan saudara-saudara yang sefaham di daerah saya, untuk membentuk suatu kelompok. Apa saya telah di anggap berfirqoh? Bangga terhadap MTA?
Shalat thaghur biasa dikerjakan bada wudhu. Tapi saat mandi janabat ( ada wudhunya ). Shalat sunnah taghurnya apa bisa dikerjakan atau tidak?
Salah satu kelompok kajian minta di ijinkan tinggal di sini ( mabes MTA ) untuk beberapa waktu.? Untuk menimba ilmu
Jawab :
Niat ibadah, ada niat lain ( dunia ), kalau tidak mengurani niat ketulusan ibadahnya boleh saja. Yang utama yang akherat, kemudian baru dunia.
Jangan bangga dengan MTA nya, bisa jadi firqoh.
Jangan jadi kamu orang musyrik, yang memecah islam menjadi bergolong-golong, kemudian bangga kepada golongannya.
Bangga itu kepada Al-Quran nya, kepada Sunnahnya, kepada Rasulullah SAW.
Shalat sunnah thaghur itu dikerjakan setelah wudhu, sebelum mengerjakan apa-apa.
Bagi yang ingin gabung ke kelompok kajian Lampung Selatan : 081540943313 a/n Purwanto.
Ahmad Risam_pekanbaru
-Pertanyaan :
Telah dibangun masjid yang baru, masjid lama, mau dibongkar, ada yang berpendapat meletakkan puing-puing bangunan diletakkan dengan hati-hati. Bagaimana baiknya?
Jawab :
Ndak boleh dibongkar untuk apa? tidak ada hubungannya dengan pahala.
Nurmin_aceh singkil
-Pertanyaan :
Apa ada wadah di MTA pengajian singkat untuk pendatang dari jauh? Karena di tempat tersebut belum ada pengajian
Dalam acara Ustadz On Air, interaktifnya waktunya terlalu sempit. Dari kami ada yang Tanya susah masuk. Mohon ditambah waktunya?
Jawab :
Pengajian yang singkat langsung faham agama tidak ada. Belajar itu dari hidup sampai mati. Nabi SAW menerima wahyu itu 23 tahun ( lama ).

Comments

Popular posts from this blog

OTAK dan Pengaruhnya terhadap perilaku manusia

Apa itu Filsafat?