mengenal Psikologi Pendidikan | belajar psikologi

FeedBurner

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

mengenal Psikologi Pendidikan


PSIKOLOGI PENDIDIKAN


Perkembangan Pribadi dan Sosial

➤Sekolah sebagai tempat perkembangan pribadi.
 ➮Yaitu ketika anak-anak dan remaja menguasai perilaku khas dan mengembangkan pemahaman diri yang telah muncul sejak masa bayi.
 ➮Perkembangan sosial mulai muncul ketika anak-anak muda (youth) memperoleh pemahaman yang baik mengenai sesame manusia, menjalin hubungan yang produktif dengan orang dewasa dan teman sebaya dan secara berangsur-angsur memahami nilai dan norma yang ada dalam masyarakat.
Perkembangan sosial :
 ➮Perkembangan pemahaman yang semakin mendalam mengenai orang lain dan masyarakat sebagai kesatuan, dan juga perkembangan ketrampilan interpersonal yang semakin efektif dan standar perilaku yang semakin terinternalisasi seiring pertambahan usia.

PERKEMBANGAN KEPRIBADIAN

➤KEPRIBADIAN (Personality)
 ➮Perilaku khas yang ditunjukkan seorang individu dalam beragam situasi.
 ➮Jauh sebelum masa sekolah, seorang anak telah menunjukkan perbedaan kepribadian yang signifikan – konsisten dalam beragam situasi.
➮Kepribadian merupakan gabungan dari pengaruh hereditas (bawaan) – biasanya dalam bentuk tempramen – dan faktor lingkungan seperti modelling dari significant person.
➤TEMPRAMEN
 ➮Predisposisi genetis (reaksi psikologis) dalam memberikan respon secara khas terhadap lingkungan fisik dan sosial seseorang.
 ➮Tendensi umum untuk merespon dan menangani peristiwa-peristiwa lingkungan dengan cara tertentu.

➧tempramen
➮Gaya tempramen yang muncul pada usia dini dan relatif bertahan lama misalnya :
  →Kemampuan adaptabilitas.
  →Kegigihan.
  →Terkait petualang
  →Ramah
  →Pemalu
  →Penakut
  →Pendiam
  →Terkait konsentrasi
    Sebagian besar psikolog sepakat bahwa perbedaan tempramen dipengaruhi faktor genetic dan biologis.
Tempramen yang diwariskan mempengaruhi kesempatan belajar yang mereka peroleh dan mempengaruhi respon terhadap lingkungan sosial yang berperan membentuk perkembangan pribadi dan sosial.

Mengakomodasi Keanekaragaman Tempramen Siswa



PERKEMBANGAN HUBUNGAN TEMAN SEBAYA
    Friendship merupakan medan pembelajaran dan pelatihan berbagai ketrampilan sosial bagi para remaja, termasuk didalamnya kemampuan negosiasi, persuasi, kerjasama, kompromi, kendali sosial dan penyelesaian konflik.
    Teman sebaya merupakan support system bagi perkembangan sosial dan emosional remaja.
➮TK – teman adalah sumber hiburan.
➮Seiring bertambah usia, teman adalah sumber rasa nyaman dan aman.
➮Teman sebaya berperan sebagai role model → menyediakan pandangan perilaku yang dapat diterima, dapat dilakukan, perilaku yang dianggap sesuai dengan diri individu.
    Tekanan teman sebaya, hukuman apabila ada perilaku yang dianggap tidak sesuai,
melanggar batas : missal dengan olok-olok, digosipkan, hingga dikucilkan. → biasanya sangat besar di masa SMP

peers
   Mana yang lebih memberikan pengaruh nilai dan perilaku?
   Keluarga atau teman sebaya?
Konformitas terhadap standar atau ekspektasi orang lain berasal dari mana ?
Internal atau eksternal?

Bagaimana peran pendidik terkait peers relationship ?
    Pendidik senantiasa memahami bahwa sebagian besar siswa ingin tampak OK dihadapan teman-temannya
➮Guru dapat membantu siswa untuk tumbuh menjadi pribadi yang diterima oleh lingkungan sosial.
➮Mendukung munculnya bakat-bakat unik dalam siswa dalam kelompok kecil, sehingga siswa dapat tumbuh bangga dengan keunikan mereka dan menghargai keunikan temannya.
➧Romantic relationship
➮Topik mengenai lawan jenis sudah menjadi perbincangan menarik sejak SD.
➮Hubungan ini dapat memenuhi kebutuhan akan persahabatn, afeksi, keamanan bahkan dapat membantu bereksperimen dalam ketrampilan sosial dan perilaku interpersonal yang baru.
➮Disisi lain asmara dapat menimbulkan gejolak emosi atau mood swing yang lebih ekstrim dibandingkan masa lebih muda maupun lebih dewasa.

KOGNISI SOSIAL
➧Secara singkat kognisi sosial adalah proses berpikir mengenai bagaimana orang lain akan berpikir, bertindak dan bereaksi.
➧Memahami perspektif orang lain.
➧Kognisi sosial memiliki 2 aspek :
 ➮Kemampuan mempertimbangkan orang lain (perspective taking), atau kemampuan melihat suatu situasi dari sudut pandang orang lain.
 ➮Pemrosesan informasi sosial. Memahami situasi sosial dari kacamata diri sendiri.

Keragaman dalam Perkembangan Pribadi dan Sosial
➧Perbedaan Budaya dan Etnik
➝Meskipun memiliki identitas etnik yang kuat, biasanya siswa dari etnik minoritas memiliki perasaan yang lebh fluktuatif tergantung konteks dan situasinya.
➝Kadang (dalam konteks amerika) mereka kurang memiliki keyakinan dan kemampuan berprestasi secara akademis meskipun memiliki self esteem yang tinggi.
➝Sehingga pendidik perlu melakukan upaya khusus untuk mengembangkan persepsi diri yang positif.  → missal dengan memberikan alasan pada siswa untuk bangga pada warisan budayanya.
Perbedaan etnis akan mempengaruhi  : kemampuan interpersonal, konsep benar dan salah.

Perbedaan-perbedaan lain yang muncul dalam perkembangan sosial.
➮Perbedaan Gender
➮Perbedaan Sosioekonomi
➮Siswa berkebutuhan khusus.

0 Response to "mengenal Psikologi Pendidikan"

Post a Comment