Apoptosis



Apoptosis(sel berkurban)
  apotesis berasal dari bahasa yunani "apo" yang berarti 'dari' dan ptosis yang berarti "jatuh",
yang bisa diartikan sebuah sebuah mekanisme biologi yang jenis kematiannya terpogram.

kehidupan & kematian sel
➤Apoptosis
 ➮Sel normal/sehat
 ➮Kematian terprogram (programmed cell death)
 ➮Berkurban (tak sempat bunuh diri) → muncul perintah: sinyal
-sinyal biokimia→ sinyal kematian
ditangkap, tanpa alasan apapun sel tak akan menolak & memulai proses apoptosis

➤Nekrosis

 ➮
Karena faktor luar secara langsung (misalnya: kecelakaan, infeksi virus, radiasi sinar radio aktif, keracunan zat kimia)

 ➮
Accidental cell death
➛Instan: trauma fisik
➛Proses: tak dpt O2 atau nutrisi dlm wkt tertentu

Apoptosis vs nekrosis
Apoptosis vs nekrosis
Kisah apoptosis
Latin: apo & ptosis (gugur)
Sehari: 50-70 milyar sel tubuh mati massal ~ 5% dari seluruh jml sel ~ 100 ribu sel diprod/det scr mitosis (~ mati via apoptosis)
Kematian sbg proses kompetisi faktor2 tropik sampai terbentuk jml yg cocok dr pre-sinaptik &
pos-sinaptik neuron.
Kematian sel massal:
Metode sel mengorbankan dirinya

Lebih dari 50-70% sel-sel neuron ssp & sst mati dengan apoptosis
Sel-sel akan mati dlm 15-20’ tanpa tinggalkan tanda-tanda sebelumnya
Zat yg terlibat: TNF-α dan Fas-ligand (CD178) →hidupkan reaksi biokimia → kromosom
mendefragmentasi → kematian tot sel
Dipicu oleh faktor stres: suhu meningkat, deprivasi, keracunan →
 ➛Mati krn penyakit (accidental cell death)
 ➛Mati terprogram (programmed cell death)

Mengapa apoptosis?
Berhubungan dengan kerusakan sel/infeksi
 ➛Sel sdh rusak, tak dapat diperbaiki lagi
 ➛Keputusan oleh sel send → dari jar sekeliling→ dr sel sistem imun
Respon terhadap stres/kerusakan DNA
 ➛Stres: kelaparan, kekurangan O2, suhu meningkat
 ➛Kerusakan DNA: keracunan, paparan radiasi sinar ultravio, sinar X, sinar ɣ
Upaya menjaga kestabilan sel
 ➛Pada organ dewasa, jumlah sel harus konstan
 ➛50-70 milyar sel mati per hari
 ➛Dalam 1 th jumlah pembelahan & kematian ~ BB org tersebut
Bagian dari proses pertumbuhan
 ➛Bagian penting perkembangan metazoa (organisme multisel)
 ➛Sel mengerut & inti sel mengecil → mudah difagosit (komponen sel tersisa digunakan kemb o/makrofag sel-sel di sekitarnya)

Apoptosis
 ➮
Regulasi sistem imun

Sel B & sel T: pelaku utama sistem imun thp zat asing atau terhadap sel- tubuh sendi yg berubah ganas (kanker)

Sel T pembunuh aktif set terpapar: pot protein tak sempurna (termutasi), antigen asing krn virus →
bermigrasi keluar dr lymph node → temukan & kenali → sel2 lakukan apopts

 ➮Efek disregulasi sel dalam apoptosi
 Fisiologi sel:
Proliferasi (pembelahan sel), sel2 akar rmbt & ku2
Diferensiasi (kekhususan fungsi), sel sumsum tulang belakang→ sel darah merah
Apoptosis (eliminasi sel tak eksis)

Keseimbangan terganggu?
 ➮
Kecepatan pembelahan > kecepatan kematian → tumor/kanker

 ➮
Sel normal → apoptosis tanpa peradangan
 
Sel kanker → imortal (karena mutasi/virus)
 
Penyakit: kanker (akumulasi sel, resistensi terapi, tumor merusak); otoimunitas (gagal eliminasi otoreaktif limfosit); infeksi persisten
 
Kecepatan pembelahan < kec kematian → penyakit kekurangan sel
 ➮
Penyakit: neurodegenerasi (alzheimer, parkinson, huntington); otoimunitas; AIDS; iskemia (strok)

PROSES APOPTOSIS

 ➮
Sel terlihat membulat (strukutur protein yg menyusun sitoskeleton alami pemotong oleh peptidase/caspase

 ➮
Kromatin alami degradasi awal & kondensasi

 ➮
Kromatin berkondensasi lebih lanjut & bentuk pot
-pot padat pada membran inti
 
Membran inti terbelah2 & DNA di dalamnya terpot-pot
 ➮
Sel berfagositosis

 ➮
Sel pecah jadi beberapa bagian (badan apoptosis) →difagositosis

Comments

Popular posts from this blog

OTAK dan Pengaruhnya terhadap perilaku manusia

Struktur Otak & Fungsinya