Wednesday, March 1, 2017

Sensasi & Persepsi

  Pengertian sensasi dan persepsi?


 Sensasi & Persepsi
  Pada tingkat Biologis, proses sensorik adalah yang dikaitkan dengan organ indra dan tingkat sistem saraf, sedangkan proses perseptual adalah yang berkaitan dengan tingkat sistem saraf yang lebih tinggi.

  Pada tingkat Psikologis, sensasi adalah pengalaman yang ditimbulkan oleh stimuli sederhana (misal kilatan cahaya merah), sedangkan persepsi adalah integrasi sensasi tersebut (misal, api).


Sensasi

➮Sensasi adalah proses penerimaan energi rangsangan dari lingkungan luar.
  ➮Rangsangan terdiri dari energi fisik seperti cahaya, suara dan panas.
  ➮Reseptor manusia adalah organ indra – mata, telinga, kulit, hidung dan lidah.

 ➮Otak memberikan makna terhadap sensasi melalui persepsi Sensasi



  Persepsi
 
  Persepsi merupakan pemahaman individu terhadap informasi dari lingkungan yang diperoleh melalui proses kognitif, yang didapatkan melalui pengindraan, yaitu penglihatan, penciuman, pendengaran, perasaan, dan perabaan thd suatu objek yg kemudian ditafsirkan (Riggio, 1990).
  Persepsi mempunyai sifat subjektif, karena bergantung pada kemampuan dan keadaan dari masing-masing individu, sehingga akan ditafsirkan berbeda oleh individu yang satu dengan yang lain. Dengan demikian persepsi merupakan proses perlakuan individu yaitu pemberian tanggapan, arti, gambaran, atau penginterprestasian terhadap apa yang dilihat, didengar, atau dirasakan oleh indranya dalam bentuk sikap, pendapat,dan tingkah laku atau disebut sebagaiperilaku individu.
 Sensation vs Perception
Sensations
– Sejumlah informasi yang relatif  kurang bermakna yang terjadi ketika otak memproses sinyal-sinyal elektrik yang berasal dari panca indera.
– Proses penginderaan
– Proses penerimaan rangsang 

• Perceptions
– Pengalaman sensoris yang bermakna yang dihasilkan setelah otak menggabungkan ratusan sensasi.
– Sekumpulan tindakan mental yang mengatur impuls-impuls sensorik menjadi suatu pola bermakna
– Hasil interpretasi terhadap rangsang-rangsang yang diterima
– Proses diterimanya rangsang sampai rangsang itu disadari dan dimengerti 
 Proses Sensasi & Persepsi

proses sensasi-persepsi pada manusia

Stimulus: hal-hal yang merangsang terjadinya kegiatan spt pikiran, perasaan dll.
Ambang Batas Absolut (Absolute Thereshold)
 ➧Setiap sistem sensoris hrs dpt mendeteksi tingkat energi (rangsang cahaya, suara, kimia atau mekanis) yg berbeda.
 ➧Agar stimulus dapat menimbulkan kesadaran pada individu makaada batas kekuatan minimal dari stimulus.
 ➧Batas minimal kekuatan stimulus yg dapat menimbulkan kesadaran pada individu adalah Ambang batas absolut (jumlah energi rangsangan minimum yg dpt dideteksi oleh seseorag).
 ➧Jika energi dibawah ambang batas absolut ➛ maka tidak dapat mendeteksi rangsangan.
 ➧Jika energi naik melebihi ambang batas absolut kita dpt mendeteksinya.
Indera Penglihatan
 Ambang perangsang absolut :  Nyala api lilin dilihat dari jarak 50 km pada waktu malam hari yang cerah.
Indera pendengaran
 Ambang perangsang absolut :  Bunyi detak jam tangan dalam suasana sepi dari jarak ± 6 meter
Indera pengecapan
 Ambang perangsang absolut : 1 sendok teh gula dalam 7 liter air
Indera penciuman
 Ambang perangsang absolut : Setetes minyak wangi yang baunya beredar dalam udara dengan luas ruangan sebesar apartemen dengan 3 kamar (± 50 meter2)
Indera perasa
 Ambang perangsang absolut : Sebuah sayap lalat yang dijatuhkan ke atas tengkuk dari jarak 1 meter
Teori Weber(Difference Threshold)
 ➧Peneliti juga mempelajari tingkat perbedaan yg harus ada antara dua rangsangan sebelum dpt dideteksi adanya perbedaan.
 ➧Hal ini dinamakan sebagai ambang batas perbedaan atauperbedaan yg dapat disadari
 ➧Hukum Weber adalah sebuah prinsip bahwa dua rangsangan harus berbeda dlm proporsi yg konstan agar dapat dikatakan berbeda.
 ➧Dalam membandingkan dua objek, perbandingan itu dpt diamati bila tambahan stimulus telah mencapai perbandingan tertentu terhadap standartnya.
 ➧Misalnya : 

• Menambahkan 1 lilin pd 60 lilin dan mendeteksi perbedaan terang cahaya dr seluruh lilin.
•Menambahkan 1 lilin pada 120 lilin dan tidak mendeteksi perbedaan cahaya.
•Akan tetapi jika menambahkan 2 lilin pd 120 lilin, maka ada perbedaan terangnya.
•Menambahkan 2 lilin pada 120 lilin sama dg menambahkan 1 lilin pada 60 lilin.
Stimulus yg Menarik Perhatian Individu 
 Kekuatan stimulus 
Stimulus yang kuat memungkinkanuntukdirespon
 Ukuran stimulus 

Ukuranstimulus yang besar
 Perubahan stimulus
Perluada perubahanpadastimulus
 Ulangan daristimulus

Stimulusyang diulangi lebih menarik
 Kontras daristimulus

Stimulusyang kontrasdengansekitarnyaakanlebih menarikperhatian 
Mempersepsikan Rangsangan Sensoris
 ➧Rangsangan atau stimulus yg sudah terlatih dan biasa, seringkali dipersepsi secara otomatis.
 ➧Stroop effect adalah salah satu contoh persepsi otomatis.









Sensasi: deteksi &  pengalaman langsung terhadap energi fisik 
sebagai hasil dari kejadian di lingkungan/kejadian dalam diri kita. 

Persepsi : proses impuls-impuls sensorik diatur & diterjemahkan. 

Bila tatap kubus ini, permukaan bagian 
luar & depan tiba-tiba akan berubah menjadi
berada di dalam & belakang atau sebaliknya 
karena otak menerjemahkan gambaran 
sensorik dalam 2 cara berbeda. 
Gambar berwarna abu-abu & putih juga 
dapat dipersepsikan dalam 2 cara. Apakah Anda melihatnya? 


Indera Manusia yang Sensasional 

  Sensasi 
dimulai dengan reseptor indera
yg mengubah energi sebuah stimulus 
menjadi impuls listrik yang berjalan sepanjang 
saraf menuju otak ➛
 

Tranduksi
 Hampir seluruh sinyal melewati  Thalamus 

(stasiun pemancar otak)
➛ korteks serebrum 

➛dimodifikasi 
➛ didistribusikan ke  neuron yg lebih luas



contoh gambar efek dari perbedaan lingkungan oleh tumbuhan

Spesies berbeda merasakan dunia dengan cara berbeda pula. Bunga di sebelah kiri difoto dengan pencahayaan normal. Bunga di sebelah kanan difoto dibawah sinar ultraviolet (dapat dilihat oleh kupu-kupu, karena kupu-kupu memiliki reseptor sinar ultraviolet). Ratusan titik kecil terang dalam gambar adalah sumber nektar.
  Spektrum Energi Elektromagnetis yang Dapat Dilihat 
 Sistem visual kita hanya mendeteksi sebagian kecil dari energi elektromagnetis di sekitar kita.

Indera dirancang untuk merespons perubahan & perbedaan di lingkungan. Ketika stimulasi tidak berubah, terjadilah adaptasi sensorik.
Terlalu sedikit stimulasi dapat melahirkan deprivasi sensorik.
Namun, terlalu banyak sebabkan kelebihan stimulasi sensorik (sensory overload).

Kekurangan stimulasi sensorik itu menyenangkanatau tidak? Jawabannya bukanlah iya atau tidak; tergantung situasi & bagaimana Anda membaca situasi tersebut. Terisolasi di luar kehendak Anda sendiri menjadi menakutkan, tetapi banyak orang menemukan bahwa meditasi seorang diri, jauh dari suara & penglihatan, sangat menenangkan & menyenangkan.

Atensi selektif cegah terjadinya kelebihan stimulasi & memungkinkan pusatkan perhatian pada apa yang penting, tetapi sekaligus sebabkan kekurangan informasi sensorik yang mungkin di butuhkan, seperti pada kebutaan inatensional.

Dalam filmnya, sutradara ternama, Alfred Hitchcock selalu muncul secara singkat dalam salah satu adegan, tetapi hanya sedikit yang menyadarinya bahkan ketika orang tahu bahwa ia akan muncul- ini adalah suatu bentuk kebutaan inatensional.




 • Sensation vs Perceptions
• Gathering information about the world involves two steps;
• 1. electrical signals reach the brain and are changed into sensations
• 2. the brain quickly changes sensations, which you’re not aware of, into perceptions
  • Proses Sensasi Menjadi Persepsi (Plotnik, 2005):
1. Stimulus ➛ (cahaya, suara, suhu)
2. Transduksi ➛ sinyal listrik  impuls syaraf
3. Otak: Primary Areas ➛ Impuls syaraf menjadi sensasi
4. Otak: Association Areas ➛ sensasi diubah menjadi image yang bermakna (persepsi)
5. Personalized perception: pengalaman, lingkungan, emosi, ingatan-ingatan personal akan menambah persepsi kita.
Oleh karena itu persepsi bisa tidak mencerminkan stimulus aslinya. Persepsi dapat bias, berubah, atau terdistorsi.
Dua proses dalam Persepsi:
 BOTTOM-UP
Proses mempersepsi atau memberi makna mengenai suatu stimulus dengan cara mengamati dan mengenali ciri-ciri atau karakteristik stimulus kemudian memberi makna
 TOP-DOWN
Proses dimana pemberian makna atau persepsi terhadap stimulus dipengaruhi oleh unsur harapan, pengalaman, pengetahuan, atau value yang dimiliki seseorang
No comments:
Write komentar

ads

Translate

FeedBurner

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Author

Author
myself