Metode ilmiah psikologi

Definisi Penelitian
   Penelitian
Adalah usaha utk menemukan, mengembangkan, dan menguji kebenaran suatu peristiwa atau suatu pengetahuan dengan menggunakan metode-metode ilmiah
   Metodologi
Penelitian Adalah ajaran mengenai metode-metode yang digunakan dalam proses penelitian
   Metode Penelitian
Cara berfikir & perbuatan yg dipersiapkan dengan baik utk melakukan penelitian, serta utk mencapai sutau tujuan penelitian (misl: Kuantitatif, Kualitatif, longitudinal dll)
Pendekatan Ilmiah
Terdapat empat sikap dalam pendekatan Ilmiah, yaitu:
 a.Rasa ingin tahu
 b.Skeptis (meragukan hal-hal yg orang lain terima apa adanya, apakah fakta trsbt akurat) Misal: wanita lebih inferior scr moral drpd pria
 c.  Objektif (berupaya melihat dunia seperti apa adanya dengan menggunakan metode penelitian scr empiris)
 d.  Berfikir secara kritis (berfikir secara reflektif, produktif dan mengevaluasi bukti), menguji kembali temuan dr peneliti lain
Lima Langkah dalam Metode Ilmiah
1. Mengamati sejumlah gejala
2. Merumuskan hipotesis dan dugaan
3. Menguji melalui penelitian empiris
4. Menarik kesimpulan
5. Mengevaluasi kesimpulan

 1. Mengamati Sejumlah Gejala
- Variabel adalah segala sesuatu yg mengacu pada apapun yg bervariasi. Misal kebahagiaan, makna kerja, IQ, dll
- Definisi operasional adalah suatu gambaran objektif bagaimana variabel penelitian akan diukur dan diamati.
 2.  Merumuskan Hipotesis & Dugaan
- Hipotesis adalah sebuah gagasan yg muncul secara logis dari sebuah teori. Sebuah dugaan/ peramalan yg dapat diuji kebenarannya.
- Sebelum mendapatkan hipotesis harus ada
3. Menguji melalui Penelitian Ilmiah
- Menguji hipotesis dgn melakukan penelitian empiris → mengumpulkan data dan menganalisisnya.
- Yg pertama dilakukan adlh penentuan metode penelitiannya: (kuantitatif, kualitatif, eksperimen, Mix Method, action research)
- Penentuan subjek penelitiannya.  
Populasi adalah seluruh kelompok di mana peneliti ingin melakukan penelitian.  
Sample adalah bagian dr populasi yg dipilih oleh peneliti utk penelitian.
- Menentukan alat ukur yg akan digunakan
4. Menarik Kesimpulan 
- Kesimpulan ditarik dr analisis data.
- Perbaikan teori dilakukan apabila sejumlah hasil penelitian menghasilkan kesimpulan yg serupa dan berbeda dg teori sebelumnya.
- Perlu dipastikan sebuah teori dapat direplikasi → reliabilitas (tinggkat di mana penelitian ilmiah menghasilkan hasil yg konsisten)
5.  Mengevaluasi kesimpulan 
- Hasil penelitian di terbitkan dlm acara ilmiah & jurnal. - Diterbitkan utk dilihat, dibaca, dan dievaluasi terus menerus.
Latar Penelitian & Jenis Penelitian
Pada umunya latar penelitian ini meliputi :
  Penelitian Laboratorium 
➢Penelitian yg dilakukan di dalam laboratorium yg dpt mengontrol beberapa faktor lain yg dpt mempengaruhi perilaku yg tidak dibutuhkan.
➢Kelemahannya
1.Hampir tidak mungkin dilakukan tanpa subjek mengetahui maksud dan tujuan penelitian 2.Menyebabkan perilaku subjek tidak alami
3.Subjek yg digunakan tidak mewakili kelompok/ populasi
4.Beberapa aspek pikiran dan perilaku sulit diteliti di lab. Misal jenis stress → tidak etis dilakukan.
  Latar Alamiah 
➢Pengamatan naturalistik adaah mengamati perilaku pada latar yang sebenarnya.
➢Misalnya: pada pertandingan sepakbola, tempat kerja, pusat perbelanjaan, playgroup, dll.
Jenis Penelitian 
  Penelitian Deskriptif 
➢Yaitu penelitian yang bertujuan untuk mengamati dan merekam perilaku.
➢Misal: seorang psikolog mengamati tingkatan di mana orang-orang altruistik (menolong org lain) terhadap sesama.
➢Pendekatan metode penelitian deskriptif meliputi
➢Studi kasus
➢Fenomenologi
➢Etnografi
➢Grounded Theory
➢ Tools/ alat yg digunakan utk memperoleh data :
➢ Pengamatan/ observasi
➢ Survey & wawancara
➢ Tes-tes terstandarisasi (misal: tes IQ), dan
  Penelitian Korelasional 
➢Penelitian ini mengidentifikasikan hubungan antara dua variabel atau lebih dlm menggambarkan bagaimana variabel-variabel trsbt berubah bersama-sama.
➢Semakin kuat dua kejadian berkorelasi, semakin efektif pula peramalan suatu kejadian dari kejadian lainnya.
➢Koefisien korelasi adalah kadar hubungan dua variabel yg diteliti. Misal: r = +0,70
Catatan:
➢Semakin mendekati 1,00 semakin kuat korelasinya, sebaliknya semakin dekat dg 0,00 semakin lemah korelasinya.
➢Korelasi bergerak dari -1,00 hingga +1,00
Korelasi Plus  (+) menunjukkan hubungan di mana dua faktor bervariasi dlm arah yg sama. Misal: semakin tinggi stress maka semakin tinggi absen
Korelasi negative (-) menunjukkan hubungan di mana dua faktor bervariasi dlm arah yg berbeda. Misal: semakin tinggi kepuasan kerja, semakin rendah turnovernya.
  Penelitian Eksperimental 
➢Adalah prosedur yang dikontrol secara seksama di mana satu atau lebih variabel yg diyakini mempengaruhi perilaku yang diteliti dimanipulasi sementara semua variabel lainnya dibuat konstan. ➢Jadi, jika perilaku yg diteliti berubah ketika suatu variabel dimanipulasi, dpt dikatakan variabel yg dimanipulasi menyebabkan perubahan perilaku.
➢Misalkan: pengaruh kopi terhadap kinerja karyawan.
➢Kopi sebagai penyebab dan kinerja merupakan akibat.
➢ Eksperimen memiliki dua jenis variabel yaitu variabel bebas dan terikat.
➢ Variabel bebas adalah faktor eksperimental yang dimanipulasi. Variabel bebas adalah potensi penyebab. Misal: menonton fillm bertema kekerasan
➢ Variabel terikat adalah faktor yang dapat berubah dalam suatu eksperimen sebagai respon terhadap perubahan pada variabel bebas. Misal : Kinerja karyawan
Kelompok Eksperimen & Kontrol
Kelompok eksperimen adalah kelompok yang pengalamannya dimanipulasi, sehingga mampu merubah perilakunya.
Kelompok kontrol adalah kelompok yg dibuat semirip mungkin dengan kelompok eksperimen dan diperlakukan sama dengan kelompok eksperimen kecuali ukt faktor yang dimanipulasi.
➢ Kelompok kontrol berfungsi sebagai perbandingan dengan akibat kondisi yang dimanipulasi
Beberapa peringatan mengenai penelitian eksperimen
➢Penempatan acak (random assignment) berarti peneliti menempatkan subjek penelitian ke dalam suatu kelompok tanpa disengaja atau diacak.
➢Validitas merujuk pada kekuatan kesimpulan yg ditarik dari suatu eksperimen. Dlm eksperimen ada 2 validitas:
 a.Validitas ek merujuk pada tingkat design eksperimental mewakili persoalan2 di dunia nyata seperti yg seharusnya ditangani → dapat digeneralisasikan atau tidak.
 b.Validitas internal merujuk pada tingkat di mana perubahan pada variabel terikat
Bias peneliti muncul ketika pengharapan peneliti mempengaruhi hasil peneitian.
➢ Peneiti secara halus dpt mempengaruhi subjek penelitian.
Bias subjek penelitian muncul ketika perilaku subjek selama eksperimen dipengaruhi oleh pikiran mereka mengenai bagaimana mereka seharusnya berperilaku.
Placebo adalah zat yang tidak berbahaya yang dapat dierikan kepada subjek peneitian sebagai pengganti agen aktif seperti obat dan tidak memiliki dampak fisiologis tertentu.
Efek placebo adalah situasi di mana pengharapan subjek penelitian daripada perlakuan eksperimental menghasilkan hasil eksperimen.
Eksperimen buta-ganda (double blind) suatu eksperimen yang dilakukan, sehingga baik peneliti maupun subjek penelitian tidak menyadari yang mana subjek penelitian menjadi kelompok eksperimen dan kontrol sampai hasil.



Comments

Popular posts from this blog

OTAK dan Pengaruhnya terhadap perilaku manusia

Struktur Otak & Fungsinya