Psikologi Abnormal (Kesehatan mental) | belajar psikologi

FeedBurner

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Psikologi Abnormal (Kesehatan mental)

 KESEHATAN DAN GANGGUAN MENTAL











PSIKOLOGI ABNORMAL

KESEHATAN MENTAL

NORMAL VS ABNORMAL
➛as health
➛as average
➛as socially acceptable
➛as ideal
➛as process

KARTONO (1987); POWELL(1983)
⇾Tidak ada gangguan emosi & mental
⇾Berkepribadian integratif; selaras antara potensi dengan tuntutan
⇾Adaptasi normal

HADJAM (2005)
   Kesehatan mental tidak berada pada kontinyum yang sama dengan gangguan mental
(kesehatan mental tidak dapat disejajarkan dengan terbebasnya individu dari gangguan mental, tetapi sejajar dengan minimnya/kurang optimalnya potensi yang diaktualisasikan)

DSM-IV-TR, ABNORMAL:
   Disfungsi perilaku, emosi atau kognitif yang tidak diharapkan dalam konteks kulturalnya dan berkembang dengan distres pribadi atau hendaya subtansial dalam fungsinya.

KESEHATAN MENTAL
   Dalam makna positif merupakan dasar kesejahteraan psikologi keterfungsian efektif sebagai individu maupun anggota komunitas/masyarakat
Lebih dari sekedar tidak berpenyakit sebagai suatu keaadaan dan kapasitas

GANGGUAN MENTAL?   Angka prevalensi pengidap gangguan mental di dunia, 1 dari 4 penduduk mengalami gangguan mental (Kompas, 10 April 2001)
Di Indonesia kurang lebih 6 juta orang (2,5%) dari total penduduk menderita kecemasan & depresi; 5,5 juta di antaranya tidak berobat atau tidak mendapat pengobatan memadai (Kompas, 5 April 2001)

DISTRIBUSI GLOBAL DARI BEBAN KESEHATAN (DAILY’S)

Angka mencerminkan persentase “disability-adjusted life years lost” (World Health Report, 2001)
 MISKONSEP
-PENYAKIT MENTAL BERSIFAT HEREDITER?
-PENYAKIT MENTAL TIDAK DAPAT DISEMBUHKAN?
-PENDERITA GANGGUAN MENTAL TIDAK DAPAT DIPREDIKSI?
-PENYAKIT MENTAL ASLI ADALAH SUATU “CACAT” KEHIDUPAN?



Abnormal?
Keadaan menyimpang, dari:
1.Rerata, normal identik dengan ukuran rata-rata. Jika terdapat penyimpangan yang signifikan (di atas atau di bawah) rata-rata berarti abnormal
2.Optimal, yaitu fungsi kemanusiaan secara ideal

KRITERIA PENYIMPANGANBIOLOGIS, mencakup pemfungsian tubuh, berkaitan (perubahan) suhu tubuh.
Sakit kepala, gangguan tidur, fungsi pencernaan dan sebagainya.

PSIKOLOGIS
,evaluasi status emosi, kemampuan pemecahan masalah, ingatan, berbahasa, adaptasi, kebutuhan.
Abnormalitas ditandai oleh adanya distres.



LATAR SOSIAL BUDAYA,
kemampuan penyesuaian thd peraturan masyarakat  umumnya (norma sosial = standar perilaku yang bisa diterima oleh masyarakat/budaya).
Masing-masing latar budaya punya norma sosial sendiri-sendiri.



KRITERIA PERILAKU ABNORMAL
BIOLOGIS
➠Simtom² fisik: pola tidur, nafsu makan, level energi, dll.
➠Abnormltas substansi biokimiawi sistem syaraf
➠Gangguan struktur & fungsi bagian-bagian otak
PSIKOLOGIS
➠Pengalaman persepsi & sensori yang tidak biasa
➠Kerusakan fungsi kognitif
➠Gangguan status emosi
➠Distres pribadi
➠Perilaku malasuai
SOSIAL BUDAYA
➠Kejahatan norma sosial
➠Menyakiti orang lain

STIGMA “ABNORMAL”
➧label yang menjadikan orang-orang tertentu dianggap berbeda, cenderung defektif.

MITOS GANGGUAN MENTAL
1. Orang pernah sakit mental tak pernah bisa normal kembali.
↺Fakta: gg psikologis sifatnya temporer, berlangsung beberapa hari s/d minggu, kadang² agak lebih lama, namun sisa waktu yang lain kondisi psikisnya sehat
2. Mskpun ada penderita gg mental bisa pulih kembali normal, tapi kebanyakan yang sakit mental kronis tetap “gila”
↺Fakta: dg dukungan keluarga & masyarakat, konseling & terapi psikologis pengobatan teratur, maka orang² sakit mental kronis dpt diberdayakan & bermanfaat dlm kehidupan sosial
3. Ada pendpt: gg pikologis sulit diramalkan
↺Fakta: set pulih, perilaku penderita cenderung konsisten, memang ada yg sulit diprediksi tapi hanya bila simtom-simtomnya muncul
4. Penderita gg mental membahayakan
↺Fakta: penderita gg mental tak lebih berbahaya dr orang² normal, keadan penderita gg mental digbrkan berlebihan
5. Penderita gg mental adl pemalas, bodoh & canggung/tidak berguna
↺Fakta: banyak pend gg mental ternyata menjadi tokoh² besar dunia, al: Winston Churhill, PM Inggris; Abraham Lincoln, Presiden AS, dsb.

PENYEBAB ABNORMALITAS
BIOLOGIS
➳Warisan genetik
➳Kondisi medis
➳Kerusakan otak
➳Paparan stimulus dari lingkungan
PSIKOLOGIS
➳Pengalaman traumatis
➳Asosiasi yg dipelajari
➳Persepsi terdistorsi
➳Cara berpikir salah
SOSIO KULTURAL
➳Gangguan hubungan asmara
➳Masalah hubungan secara luas
➳Huru hara sosial-politik
➳Diskriminasi kelompok sosial/SARA

POSITIVE PSYCHOLOGY
   Positive psychology is a social and intellectual movement within the discipline of psychology that focuses on human strengths and how people can flourish and be successful (Gable & Haidt, 2005; Lopez & Snyder, 2009; Peterson, 2006; Snyder & Lopez, 2002, 2007).

METODE PENELITIAN GANGGUAN
METODE PENELITIAN GANGGUAN MENTAL
➮Metode eksperimen
➮Metode kuasi eksperimen
➮Metode korelasi
➮Metode survei
➮Metode studi kasus
➮Desain subjek tunggal

Jenis Metode :
Eksperimen
Gangguan Depresi :
Efektivitas obat antidepresan dievaluasi dg membandingkan skor Tes Depresi ant penerima obat
dg yg tdk menerima obat.
Tujuan: utk mengetahui apakah obat bekerja lbh baik dp tanpa obat
Keuntungan: jika klp penerima obat menunjukkan kemajuan dp yg tdk menerima obat, disimpulkan obat memiliki efek terapeutik
Kerugian: eksperimenter sulit menyembunyikan tritmen pd orang dg depresi

Jenis Metode :

Kuasi eksperimen
Gangguan Depresi :
   Membandingkan  perbedaan kepemilikan jml teman utk mengukur depresi
Tujuan: menentukan apakah klp dg perbedaan jml teman jg memiliki perbedaan tkt deperesi
Keuntungan: karakteristik orang tidak dapat dimanipulasi
Kerugian: karena anggota klp tdk dipilih secara acak, eksperimenter tdk dpt pastikan apakah mereka punya kesamaan dlm segala hal, kcl var yg relevan

Jenis Metode :

Korelasi
Gangguan Depresi :
   Orang dg depresi dites harga dirinya, apakah mereka punya pandangan neg ttg diri mereka
sendiri.
Tujuan: meneliti hub ant depresi dg kond psi lainnya (harga diri)
Keuntungan: peneliti dpt menentukan karakteristik psi lainnya yg menjd karakteristik orang dg depresi.
Kerugian: peneliti tdk dpt memastikan apakah depresi menyebabkan harga diri rendah atau sebaliknya.

Jenis Metode :
Survei
Gangguan Depresi :
   Kuesioner anonim diberikan pd ratusan orang, apakah mereka punya simtom depresi.
Tujuan: mendapatkan data dr sampel representatif, shg hasil penelitian dpt digeneralisasikan pd populasi.
Keuntungan: respon dr jml sampel yg banyak dpt diperoleh dg kerugian yg minim
Kerugian: pertanyaan punya keterbatasan pd kedalamannya.

Jenis Metode :
Studi kasus
Gangguan Depresi :
   Orang dg sejarah depresi digambarkan scr terinci dg penekanan pd perkembangan gangguannya
Tujuan: memeroleh analisi mendlm dari orang tertentu utk dptkan insight unik ttg gangguan tertentu
Keuntungan: banyak kead (kehdpn & konds psi) org tsb dpt dieksplorasi utk dptkan pemahaman mendlm ybs
Kerugian: ciri khas seseorang belum tentu mjd ciri khas org lain dg kasus gangguan yg sama.

Jenis Metode :
Desain subjek tunggal
Gangguan Depresi :
   Org dg depresi diberi perlakuan tertentu, kmd dites utk mengukur efektivitas tritmen.
Tritmen dihentikan, depresi diukur lagi. Siklus diulang 1 atau bbrp kali
Tujuan: menggunakan 1 kasus tertentu dlm meneliti efek dr perubahan konds perilaku
Keuntungan: dg mbandingkan tritmen thd org tertentu  dg dirinya send, perbd yg tdp pd org lain & kejadian sekitar dpt diabaikan
Kerugian: menguras emosi peneliti, tritmen yg kmd mgkn dipengaruhi hsl tritmen sebelumnya

0 Response to "Psikologi Abnormal (Kesehatan mental)"

Post a Comment